POJOKSATU.id, MEDAN-Jelang bergulirnya putaran II Liga 2 musim 2023/2024, PSMS mendapatkan kabar mengejutkan. Kontra Sada Sumut FC, Sabtu, 11 November 2023 akan jadi laga terakhir Ayam Kinantan bermain di Stadion Teladan.
Ini terjadi karena Stadion Teladan akan dibongkar untuk renovasi. PSMS Medan selanjutnya akan bermarkas di Stadion H Baharoeddin Soregar, Lubukpakam, Deliserdang hingga akhir kompetisi.
Ketua Panitia Pelaksana Pertandingan (Panpel) atau Local Organizing Committee (LOC) PSMS Medan, Irsan Lubis menjelaskan PSMS harus pindah markas lantaran pada bulan November, Kementerian PUPR melalui Direktorat Jenderal (Dirjen) Cipta Karya akan memulai renovasi Stadion Teladan pada penghujung November 2023.
Baca Juga: Martua Sandeni Sidabutar Resmi Bergabung, Inilah Nama-nama 26 Pemain PSMS untuk Putaran II
"Dari informasi yang kami terima, usai pertandingan PSMS melawan Sada Sumut, Kementerian PUPR akan memulai renovasi Stadion Teladan. Untuk itu stadion kandang PSMS selanjutnya di Stadion Baharoeddin Siregar," ujar Irsan Lubis, Jumat, 10 November 2023.
Menurut Irsan, pihaknya mendapatkan pemberitahuan agar PSMS tidak lagi menggelar pertandingan kandang di Teladan, lantaran akan direnovasi. Pembongkaran tribun stadion selanjutnya menjadi hal pertama yang dilakukan Kementerian PUPR.
"Ya kami dapat pemberitahuan bahwasanya hasil rapat di Surabaya antara Kementerian PUPR dan klub-klub sepakbola. Untuk pembongkaran Stadion Teladan digelar 17 November nanti. Untuk itu pertandingan (PSMS) selanjutnya menghadapi Semen Padang dan PSPS Riau, akan digelar di Stadion H Baharoeddin Siregar Lubukpakam," ucap Irsan lagi.
Sekadar informasi, Stadion Teladan sebelum kompetisi didaftarkan PSMS Medan sebagai stadion kandang bersama dengan Stadion Baharoeddin Siregar.
Manajemen PSMS Medan memutuskan tetap menggunakan stadion di Kecamatan Medan Kota sementara waktu lantaran sebelumnya jadwal renovasi belum ditentukan.
"Lalu manajemen PSMS mengajukan permohonan kepada Dispora (Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Medan selaku pengelola Stadion Teladan agar PSMS bisa menggunakannya sebagai kandang sampai renovasi dilaksanakan," jelasnya.
"Memang manajemen mendaftarkan Teladan dan Baharoeddin Siregar ke PT Liga (Liga Indonesia Baru). Jadi kapanpun PSMS tak bisa pakai Teladan lagi, stadion kandang otomatis berpindah ke Lubukpakam," sambung Irsan.
Sementara itu, Chief Operating Officer (COO) PT Kinantan Medan Indonesia, Andry Mahyar Matondang mengimbau masyarakat pencinta PSMS Medan dan suporter untuk bersama-sama datang meramaikan pertandingan terakhir menghadapi Sada Sumut laga di Teladan maupun di Stadion Baharoeddin Siregar nantinya.
"Mari bersama-sama menggelar pesta di Teladan sebagai bentuk salam perpisahan sampai dengan dibangunnya Teladan kembali dgn standar internasional sebagaimana yang dijanjikan bapak Wali Kota Medan kepada kita," ungkapnya.
Mewakili Manajemen dan Panitia Pelaksana Pertandingan PSMS Medan, H Andry Mahyar Matondang, juga mengucapkan terima kasih kepada Pemko Medan/Dispora Medan yang memberikan izin PSMS bermarkas di Stadion Teladan Medan.
"Sekaligus manajemen PSMS mengucapkan terima kasih kepada bapak Wali Kota (Bobby Afif Nasution) dan Kadispora Kota Medan (Pulungan Harahap) yang tetap memberikan izin kepada PSMS bermarkas di Teladan sampai batas waktu renovasi dilaksanakan," ucapnya.
Baca Juga: 13 Pemain Top Saat Ini Jebolan Piala Dunia U17: Dari Toni Kroos Hingga Pedri
Sekadar mengingatkan, renovasi Stadion Teladan sejatinya dijadwalkan berlangsung pada Oktober 2023 lalu, namun mengalami penundaan. Stadion berkapasitas 15.000 penonton itu ditargetkan menjadi stadion bertaraf internasional dan berstandar FIFA. ***
