POJOKSATU.id, SIBOLGA-Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Edy Rahmayadi meminta mahasiswa punya pandangan luas tentang cita-citanya, tanpa terbelenggu dengan pola pikir lama. Dimana, anaka-anak selalu diarahkan menjadi PNS, Polisi, dokter dan sejenisnya.

Menurut Edy Rahmayadi, pola pikir lama seperti ini akan membelenggu anak. Padahal, bisa jadi ada potensi lain yang dimiliki, namun terpendam gegara 'diharuskan' bercita-cita jadi PNS.

"Tidak seperti dulu lagi, harus jadi bidan, polisi, tentara, kesempatan sangat luas dan tidak boleh kalian dibelenggu dengan pola pikir lama itu, tujuannya agar potensi kalian itu tercapai," tegas Edy Rahmayadi kepada para mahasiswa saat Kuliah Umum di Aula Gupala Makorem 023/KS, Selasa, 1 Agustus 2023.

Baca Juga: Panji Gumilang Ditetapkan Tersangka Penistaan Agama, Terancam 10 Tahun Penjara

Oleh karena itu, tak hanya ke mahasiswa, Edy juga berharap kepada tenaga pengajar untuk lebih memberikan kebebasan berpikir kepada anak-anak, terutama mahasiswa. Terlebih, mahasiswa sebagai motor penggerak perubahan menurutnya harus terus kritis dan berani.

"Penggerak perubahan bangsa ini kalian mahasiswa, dari dulu, kemerdekaan kita 17 Agustus karena desakan anak muda, Bahasa Indonesia kita pakai sekarang juga karena anak muda, reformasi juga karena anak muda, jadi jangan malah menurun gebrakan, dorongan dari anak muda," kata Edy Rahmayadi.

Ketua STIE Al-Washliyah Sibolga-Tapteng Mansur Tanjung berharap kuliah umum ini membuka wawasan mahasiswa dan tenaga pengajar. Dengan begitu, kualitas lulusan universitas di Sibolga-Tapteng lebih bermutu.

Baca Juga: Adixi Lenzivio Bakal Kembali Memperkuat PSMS, Ayam Kinantan Butuh 4 Kiper untuk Musim Ini

Ada sekira 600 peserta yang hadir, 300 di antaranya mahasiswa, kemudian sisanya guru SMA dan dosen sekitar Sibolga dan Tapteng. Sebanyak 300 mahasiswa tersebut antara lain dari STIE Al-Washliyah Sibolga-Tapteng, ST Ilmu Tarbiyah Muhammadiyah Sibolga, dan STAIN Bahrul Ulum Sibolga.

"Lewat kuliah umum ini kita harap mutu lulusan universitas di Sibolga-Tapteng semakin baik, cara berpikir yang lebih baik," jelasnya. ***