POJOKSASATU.id, PURWAKARTA - Para kader Golkar di Purwakarta hingga kini masih menunggu, kapan Musyawarah Daerah ( Musda ) di gelar untuk menentukan pemimpin partai berlambang pohon beringin tersebut 5 tahun ke depan.

Salah satu kader golkar senior yang juga mantan anggota DPRD, R.Sompi juga belum mengetahui secara pasti kapan Musda Golkar Purwakarta akan di gelar.

Menurut Bang Sompi ( spaan akrabnya), para pengurus DPD Golkar terutama para pimpinan baik itu Ketua, Sekretaris, Bendahara dan ketua harian selama mereka menjabat sudah mendapatkan haknya.

"Selain hak pastinya ada kewajiban, salah satu kewajiban yang paling krusial yaitu menyelenggarakan Musda," jelas Bang Sompi, kepada pojoksatu.id, Rabu (09/09).

Walaupun, salah satu bentuk tanggungjawab dari para pengurus partai sudah terpenuhi, yaitu membentuk panitia Musda tapi pelaksanaanbya belum terealisasi.

"Secara organisasi kepartaian, seharusnya para pengurus pucuk pimpinan yang memeiliki kewenangan, seharusnta mengambil terobosan agar Musda bisa segera terelaisasi," beber Bang Sompi, menambahkan.

Terobosan yang di.aksud, sudah sepatutnya para pengurus DPD Golkar Purwakarta menjalin komunikasi lebih intensif baik itu ke Golkar Jabar maupun ke DPP Golkar Pusat.

"Pengurus kan bisa melakukan terobosan dengan mendatangi Golkar Jabar ataupun Golkar Pusat, meminta agar Musda di Purwakarta segera di gelar," tambah Bang Sompi.

Selama ini, lanjut Bang Sompi, baik pengurus maupun panitia hanya menungu dan menunggu jadwal dari Golkar Jabar maupun Golkar Pusat.

"Kalau hanya menunggu dan menunggu, kapan akan digelarnya. Sebaiknya jemput bola mempertanyakan secara langsung," jelas Bang Sompi.

Untuk diketahui, pengurus inti atau pimpinan puncak di partai Golkar yaitu, Ketua Anne Ratna Mustika, Sekretaris Dias Rukmana Praja, Bendahara Oja Sutisna dan Ketua Harian Lalam Martha Kususmah.

Musda Golkar merupakan kewajiban para pengurus untuk melaksanakannya, disamping saat pelaksanaannya oleh panitia yang telah dibentuk.