POJOKSATU.id, PURWAKARTA – Sebuah video berisi permohonan bantuan dari seorang tenaga kerja wanita (TKW) asal Kabupaten Purwakarta viral di media sosial.

Dalam video yang diunggah melalui akun Nuraini tersebut, perempuan itu mengaku mengalami masalah saat hendak pulang ke Indonesia setelah bekerja selama lebih dari empat tahun di Arab Saudi.

Nuraini mengaku merupakan warga Desa Sela Erih, Kecamatan Jatiluhur, Kabupaten Purwakarta. Melalui video yang beredar, ia meminta bantuan kepada Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, Bupati Purwakarta, dan Wakil Bupati Purwakarta agar dapat membantu menyelesaikan persoalan yang sedang dihadapinya.

Menurut pengakuannya, ia sebenarnya telah memutuskan untuk pulang ke Indonesia pada bulan ini setelah bekerja selama sekitar empat tahun setengah di Arab Saudi.

Namun, proses kepulangannya disebut mengalami kendala setelah dirinya dilaporkan ke pihak kepolisian oleh mantan majikannya.

"Saya seorang TKW di Arab Saudi yang sudah bekerja selama empat tahun setengah. Saya memutuskan pulang bulan ini. Awal bulan saya sudah pulang ke agen, tetapi di pertengahan proses saya difitnah dan dilaporkan ke polisi oleh mantan majikan saya. Akhirnya kepulangan saya dibatalkan," ujar Nuraini dalam video yang beredar.

Baca Juga: Tiga Korban Tewas Ledakan Gas di Grand Polonia Medan Ditemukan, Polisi Mulai Penyelidikan

Ia membantah tuduhan yang diarahkan kepadanya dan mengaku tidak melakukan perbuatan yang dituduhkan.

"Demi Allah saya tidak mengambil apa pun, saya difitnah," katanya.

Nuraini mengaku saat ini berada dalam situasi yang sulit. Ia menyebut tidak dapat kembali bekerja, namun juga belum bisa melanjutkan proses kepulangannya ke Indonesia.

"Sekarang saya digantung. Tidak bisa dipekerjakan kembali dan tidak bisa pulang ke Indonesia. Saya berharap Bapak Gubernur Jawa Barat, Bapak KDM, Bupati Purwakarta, dan Wakil Bupati Purwakarta bisa membantu saya untuk segera pulang ke negara saya," ucapnya.

Baca Juga: Daftar Tarif Baru Layanan Kewarganegaraan Mulai Agustus 2026, Biaya Lepas WNI hingga Naturalisasi Naik

Ia mengatakan memiliki anak yang masih membutuhkan biaya hidup sehingga berharap persoalan yang dihadapinya dapat segera mendapatkan solusi.

"Saya punya anak yang harus tetap dibiayai dan saya harus terus berusaha. Saya tidak bisa diam seperti ini," lanjutnya.

Melalui video tersebut, Nuraini berharap pemerintah dapat memberikan pendampingan dan membantu proses penyelesaian masalah yang sedang dihadapinya sehingga dirinya bisa kembali ke Indonesia.

Video itu pun mendapat perhatian warganet dan ramai dibagikan di berbagai platform media sosial.

Hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan resmi dari Pemerintah Kabupaten Purwakarta, Pemerintah Provinsi Jawa Barat, maupun pihak berwenang terkait pengakuan yang disampaikan Nuraini.

Informasi yang beredar saat ini masih berdasarkan pernyataan Nuraini dalam video tersebut dan belum dapat diverifikasi secara independen oleh media. ***