POJOKSATU.id, Purwakarta - Gen34 Ifa membuktikan sebagai komunitas positif untuk milenial.
Komunitas yang lahir dari inisiatif calon DPD RI dari Jawa Barat Ifa Faizah Rohmah ini sukses mewujudkan mimpi anak muda di dunia konten kreator.
Ayu Lutfiah, project officer Gen34 Ifa Faizah Rohmah, komunitas ini melahirkan banyak talenta muda di dunia ekonomi kreatif.
"Banyak yang sukses di Tiktok, banyak yang tumbuh cepat di YouTube, dan banyak yang menghasilkan uang dari karya mereka," kata Ayu Lutfiah.
Para milenial ini datang dan bergabung ke Gen34 yang memiliki belasan mentor ahli di dunia kreatif.
Baca Juga: Jenderal Baskom: Ifa Kekuatan Baru Masyarakat Tatar Sunda
Mereka mendapatkan pelatihan konten kreator secara konsisten setiap hari dalam kurun 3 bulan terakhir.
Mereka mendapat pendidikan editing video, menjadi talent atau bintang, tips optimalisasi akun media sosial, dan prinsip utama konten.
"Ada loh anak kelompok anak muda di Gen34 Ifa Faizah Rohmah dapat silver button YouTube hanya dalam waktu 2 bulan. Mereka kita mentoring dari nol," kata Ayu.
Aksi-aksi kreatif dan positif ini lahir dari program Contenpreneurship gagasan Ifa Faizah Rohmah.
Secara konsisten mereka memproduksi konten, ujicoba berulangkali membuat konten, sampai menemukan pelatuk yang tepat untuk algoritma media sosial.
Baca Juga: Gen 34 Ifa Faizah Rohmah Lahirkan Talenta Muda Majukan Ekonomi Kreatif
Konsisten, menurut Ayu, lawan terberat setiap orang yang ingin menjadi konten kreator sukses. Terdengar sepele, tapi berat sekali melakukannya.
"Nah untuk melawan malas konsisten itu, mereka harus mau kolaborasi. Di Gen34 Ifa inilah mereka bisa berkolaborasi dengan berbagai personil lainnya dan saling menguatkan," tegas wanita berhijab yang akrab dipanggil Kak Ayul ini.
Contenpreneurship sebuah bukti juga dari ekonomi kreatif gagasan Ifa Faizah Rohmah. Secara sederhana, contenpreneurship sebuah wirausaha konten.
Nama Ifa ada di surat suara DPD RI daerah pemilihan Jawa Barat nomor 34 dengan nama lengkap Dr Hj Ifa Faizah Rohmah, M.Pd.
"Jadi wirausaha itu bukan cuma memproduksi bahan-bahan masakan menjadi kuliner atau cemilan yang dikemas dan dijual agar mendapatkan penghasilan. Konten, baik dalam bentuk video atau naskah, bisa menghasilkan uang. Soal besar dan kecilnya ya tergantung kesungguhan," kata Ayu.
Kesungguhan juga bakal tercipta, kata Ayu, dari komunitas. Sebab, mereka akan saling mengingatkan agar tetap semangat dalam persaingan.
Apalagi dunia konten kreator penuh sisi gelap dan ruang yang pengap bagi mereka yang baru terjun.
"Algoritma media sosial selalu cepat berubah dan berganti. Tapi dengan bergabung komunitas yang satu server seperti di Gen34 Ifa ini mereka bisa saling mentoring," pungkas Ayul.***



