POJOKSATU.id, JAKARTA— Pengamat Politik, Muslim Arbi, menduga SBY meminta Presiden Jokowi legowo supaya transisi pemerintahan ke Prabowo Subianto berjalan mulus.
Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) diyakini meminta Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk legawa supaya transisi pemerintahan ke Prabowo Subianto berjalan mulus Oktober ini.
"Di antaranya, SBY minta Jokowi legowo supaya transisi pemerintahan ke Prabowo berjalan mulus," kata Muslim, Minggu (22/9).
Muslim Arbi yang juga Direktur Gerakan Perubahan ini mengatakan, SBY sangat mungkin menyampaikan beberapa hal kepada Presiden Jokowi pada pertemuan kemarin, Sabtu (21/9).
Bahkan kata Muslim, bisa jadi SBY juga mengingatkan kepada Jokowi untuk tidak menghalangi pelantikan Prabowo yang dapat menimbulkan huru-hara nasional.
"Dan bisa jadi nasehat SBY ke Jokowi agar taat konsitusi,” katanya.
“Jangan lagi punya pikiran untuk memperpanjang kekuasaan dengan melanggar konsitusi sebagaimana SBY yang tidak memperpanjang kekuasaan setelah habis masa jabatannya pada 2014-2019," kata Muslim lagi.
Berita sebelumnya, Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menemui Presiden Jokowi di akhir-akhir masa jabatan. Momen pertemuan ini bernuansa politis.
Baca Juga: SBY Temui Jokowi di Akhir Masa Jabatan Penuh Nuansa Politis, Terkait Kebijakan Prabowo
Pertemuan SBY dengan Jokowi ini disebut juga terkait dengan kebijakan Prabowo nantinya. Dimana di koalisi Prabowo saat ini, Jokowi masih potensial mempengaruhi ke arah mana koalisi Prabowo-Gibran nantinya.
Analis politik dari UIN Syarif Hidayatullah, Dedi Kurnia Syah, menuturkan pertemuan itu bukan hanya sebatas pembicaraan tentang Malaria tetapi juga arah dukungan SBY terhadap pemerintahan Prabowo - Gibran ke depan.
“Sehingga lebih mungkin pertemuan itu miliki nuansa politik, utamanya koalisi pemerintah ke depan dengan Demokrat,” kata Dedi, Minggu (22/9). ***

