POJOKSATU.id - Usai Airlangga Hartarto mundur, bursa calon Ketua Umum Partai Golkar langsung menghangat.

Salah satu nama yang disebut-sebut bakal menggantikan Airlangga Hartarto tidak lain adalah Bahlil Lahadalia.

Sekjen Badan Koordinasi Nasional Forum Komunikasi Studi Mahasiswa Kekaryaan (Bakornas FOKUSMAKER), Dedy Ansary ikut angkat bicara.

Menurutnya, Bahlil Lahadalia adalah sosok yang tepat menduduki kursi yang ditinggalkan Airlangga Hartarto.

Baca Juga: Kang Tamil Analisa Gibran Didapuk Jadi Ketum Golkar Sepeninggal Airlangga Hartarto

Dedy menyebut, Bahlil memiliki track record panjang, baik dalam Partai Golkar maupun di pemerintahan.

"Kami yakin Bang Bahlil layak menjadi Ketua Umum Golkar. Bukan hanya prestasi dalam berbagai organisasi skala nasional hingga menjadi Menteri Kabinet Indonesia Maju, beliau ini juga teruji loyalitasnya pada partai," ucap Dedy, Selasa 13 Agustus 2024.

Soal kesetiaan pada partai berlambang pohon beringin hitam, Bahlil juga tidak diragukan lagi.

"Walau tidak menjabat dalam struktur di dalam kepengurusan periode ini, Bang Bahlil tidak pernah pindah partai, terus setia pada Golkar," sambungnya.

Baca Juga: Tak Usah Spekulasi, Airlangga Mundur Alasannya Sangat Pribadi, Sudah Bicara ke Keluarga dan Jokowi

Dedy juga menyebut Bahlil telah melalui proses pengkaderan yang cukup panjang, baik di Partai Golkar maupun di organisasi sayap partai.

"Beliau adalah senior yang meniti langkah dari bawah dan terus berkomitmen urusan perkaderan, tidak pernah lepas membimbing para junior hingga hari ini," ucap Dedy.

Perjalanan karir Bahlil juga cukup berliku.

Dalam dunia pergerakan pemuda, Bahlil tercatat pernah menjabat sebagai Bendahara Umum PB HMI periode 2001-2003.

Yang sekaligus jadi tahun ia memulai mencatatkan diri sebagai kader Partai Golkar.

Dia juga pernah menjabat sebagai Wakil Sekretaris Angkatan Muda Partai Golkar (AMPG) saat Golkar dipimpin Akbar Tandjung.

Bahlil dilahirkan dari keluarga menengah ke bawah dan pernah menjadi sopir angkutan umum.

Sampai akhirnya ia bisa menjadi pengusaha dan didapuk menjadi Ketua Umum BPP HIPMI periode 2015-2018.

Baca Juga: Ini Duduk Masalah Penyebab Airlangga Hartarto Dilaporkan ke Bareskrim Polri oleh Ampera

Dengan sejarah panjang berliku dan penuh kerja keras itu, Dedy menyebut Bahlil merupakan role model yang relevan dengan banyak anak muda di Indonesia.

"Lahir bukan sebagai generasi pewaris tetapi perintis, dalam artian bukan anak siapa-siapa, tidak datang dari keluarga ningrat," ungkap dia.

Namun kerja keras, perjuangan, dan dedikasinya telah menempakan Bahlil pada posisi yang sekarang.

"Ini inspirasi kita semua, bersama-sama mewujudkan Indonesian Dream," jelas Dedy.

Baca Juga: Sebelum Airlangga Mundur, Ternyata Ganjar Pernah Ingatkan Soal Intervensi Kekuatan ke Partai Politik

Karena itu, ia menegaskan pihaknya memberikan dukungan penuh kepada Bahlil Lahadalia sebagai Ketua Umum Partai Golkar.

"Insyaallah, Bang Bahlil akan membawa partai tercinta kita untuk menjadi semakin kokoh dan menjadi bagian integral dari pemerintahan Presiden Terpilih Prabowo Subianto untuk bersama membangun Indonesia Maju," tandas Dedy.***