POJOKSATU.id, JAKARTA— Dampak positif terbentuknya Presidential Club yang diinisiasi Prabowo Subianto akan menguntungkan Prabowo-Gibran jika sudah dilantik jadi presiden dan wapres.
Presidential Club berpeluang menjadi kekuatan besar bagi Prabowo Subianto dalam memimpin negara lima tahun ke depan.
Menurut Pengamat Politik Jamiluddin Ritonga, ada keuntungan bagi Prabowo jika membentuk Presidential Club yakni dapat mempersatukan pengaruh politik presiden sebelumnya.
"Pengaruh politik dari presiden terdahulu dapat disatukan. Setidaknya pengikut presiden terdahulu tidak rewel karena melihat pimpinannya rukun," ucap Jamiluddin Ritonga, Selasa (7/5).
Ia menambahkan, para pendukung presiden terdahulu menjadi kekuatan Prabowo untuk memimpin bangsa.
"Hal itu tentu menjadi keuntungan bagi Prabowo. Kekuatan massa pendukung presiden secara politis dapat dilokalisir, bahkan berpeluang jadi kekuataan bagi Prabowo," kata Analis Politik dari Universitas Esa Unggul ini.
Sementara itu, Mantan Wapres Jusuf Kalla atau JK setuju usulan pembentukan Presidential Club atau Klub Presiden seperti yang dilontarkan kubu Prabowo.
JK memastikan klub semacam itu sudah ada di berbagai belahan dunia.
Baca Juga: Jusuf Kalla Setuju Klub Presiden Dibentuk, Mantan Presiden AS Setahun Sekali Bertemu Memberi Saran
"Tentu baik, positif. Di dunia itu ada, Club de Madrid itu perkumpulan presiden, saya berapa kali menghadiri itu," ucap JK kepada wartawan usai menghadiri acara Halal bihalal MUI di Hotel Grand Sahid, Jakarta, Selasa (7/5).
"Di Amerika ada walaupun tidak resmi, mantan-mantan presiden Amerika yang masih hidup setahun sekali bertemu memberikan saran-saran," tambahnya.
Dijelaskan JK, kemunculan Klub Presiden bertujuan agar dapat saling memberikan nasihat sesuai waktunya.***

