POJOKSATU.id, SUMUT - Edy Rahmayadi dikabarkan kembali maju dalam pemilihan gubernur (Pilgub) Sumatera Utara (Sumut) periode 2024-2029.

Pada Sabtu (20/4/2024), mantan Pangkostrad itu, mengambil formulir pendaftaran calon gubernur (Cagub), di kantor PDIP Sumut, Jalan Jamin Ginting No.86, Simpang Selayang, Kecamatan Medan Tuntungan, Kota Medan.

Dikatakan Edy Rahmayadi, selain PDI Perjuangan ia juga menjalin komunikasi dengan sejumlah partai politik, yang bertujuan untuk mendukungnya pada Pilkada 2024.

Baca Juga: Ingin Cepat Dapat Kerja, Inilah Keunggulan Kuliah di Sekolah Vokasi UGM

"Saya selaku Ketua TPD Amin Sumut, dan partai-partai sudah membuka pendaftaran untuk Pilkada, pendaftarannya itu di bulan Agustus, tanggal 26-27, pendaftaran ke KPU," ucap mantan Gubernur Sumut periode 2018-2023 itu.

Mantan Ketua Umum PSSI itu juga mengatakan agar pendukungnya dan masyarakat di Sumut tidak tergoda dengan bantuan sosial (bansos).

Edy menjelaskan untuk melenggang dalam pertarungan merebut kursi orang nomor satu di Pemprov Sumut, minimal memenuhi 3 syarat, yaitu pertama harus diusung partai, kedua memiliki ijazah dan ketiga sanggup menyiapkan biaya (cost) politik.

Baca Juga: Berakhir Lapang Dada Usai Putusan MK, Anies-Cak Imin Kompak Bilang Koalisi Perubahan Sudah Selesai

"Harus ada kendaraan dari partai, yang kedua memenuhi persyaratan, minimal ijazahnya SMA. Kalau pun SMA nya ada pagi, siang, sore, malam, yang penting dia punya ijazah SMA," kata Edy sembari ketawa.

Dikatakan Edy Rahmayadi, bahwa ia terus menjajaki komunikasi dengan partai politik, agar bersedia menjadi perahu politik mantan Pangdam I Bukit Barisan itu di Pilkada Sumut 2024.

Sosok Pendamping
Meski begitu, Edy Rahmayadi belum membuka siapa sosok pendampingnya sebagai calon Wakil Gubernur (Wagub) Sumut.

Baca Juga: 21 Rangkuman Informasi Terbaru dari Dirjen GTK Prof Nunuk tentang Transformasi PPG Daljab 2024 dan PPG Prajabatan 2024, Bikin Plong

Saat ini, kata Edy Rahmayadi, ia sedang meminta petunjuk Allah SWT, siapa sosok yang tepat untuk mendampinginya pada Pilkada 2024.

"Saya sedang tanya dulu, berdoa," tutur suami Nawal Lubis, pada Senin (22/4/2024).

Dipastikan jika Edy Rahmayadi tidak akan maju bersama Wakil Gubernur Sumut periode 2018-2023, yaitu Musa Rajekshah atau Ijeck.

Baca Juga: UIN Jakarta Buka Pendaftaran Enam Jalur Mandiri 2024: Begini Cara Daftar, Jadwal, dan Biayanya

Edy menambahkan ia berhati-hati dalam memilih dan menunjuk bakal calon (bacalon) cawagub yang akan mendapinginya.

"Saya tak mau lagilah. Karena terjadi perselisihan, siapa yang benar atau salah. Bukan itu urusannya. Begitu ada perbedaan di dalam kendali, di dalam menjadi driver, itu akan dampaknya ke rakyat. Saya tak mau itu terjadi," ucap Edy Rahmayadi.

Mantan Pangdam I Bukit Barisan itu, menjelaskan bahwa jangan sampai ada dua matahari dalam satu kepemimpinan di Pemprov Sumut. Sehingga harus benar-benar siapa sosok yang tepat jadi balon Wagub Sumut itu.

Baca Juga: Tentara Amerika Hilang Saat Latihan Gabungan di Karawang

Edy Rahmayadi mengaku siap bertarung dengan siapa pun, di Pilkada Sumut 2024, nantinya. Termasuk, dengan Wali Kota Medan Bobby Nasution yang digadang-gadang maju di Pilgub Sumut 2024. ***