POJOKSATU.id, SUMUT - Persiapkan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2024, Dewan Pimpinan Daerah (DPD) dan seluruh Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Sumatera Utara buka penjaringan bakal calon (Balon) kepala daerah.
Adapun penjaringan Balon kepala daerah ini akan dibuka serentak mulai 1 April-20 Mei 2024, yang terdiri dari Balon gubernur dan wakil gubernur Sumut, bupati dan wakil bupati, serta wali kota dan wakil wali kota.
Sekretaris DPD PDI Perjuangan Sumut, Sutarto mengatakan bahwa hal tersebut sesuai instruksi DPP dan rapat koordinasi Ketua DPD PDI Perjuangan dengan pengurus DPC kabupaten/kota secara virtual, Senin (1/4/2024) lalu.
Ditambahkannya, penjaringan Balon kepala daerah ini dilakukan secara terbuka dan transparan melalui kantor partai di seluruh kabupaten/kota.
"Bagi para tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda, tokoh perempuan, dan kader-kader internal partai yang memang mempunyai komitmen penuh untuk mengabdi dan mensejahterakan masyarakat Sumut, silakan mendaftar ke kantor PDI Perjuangan di masing-masing kabupaten/kota dan kantor DPD PDI Perjuangan," ujar Ketua DPRD Sumut ini, Kamis (4/4/2024).
Sesuai mekanisme partai, kata Sutarto, ada tiga tahapan yang dilakukan dalam rekruitmen Balon kepala daerah ini.
Baca Juga: Hindari Terjadinya Kecelakaan, Kapolri Larang Pemudik Istirahat di Bahu Tol
Tahap pertama, penjaringan yang dilakukan melalui DPC di kabupaten/kota untuk balon bupati/wakil bupati dan wali kota/wakil wali kota, dan DPD untuk Balon gubernur dan wakil gubernur.
Kemudian tahap kedua, dilakukan penyaringan atas nama-nama yang terjaring pada tahapan pertama. Dan tahapan ketiga, dilakukan penetapan oleh DPP terhadap bakal calon yang akan diusung.
Sementara, Wakil Ketua DPD PDI Perjuangan Sumut Aswan Jaya, mengatakan, hingga saat ini masih Nikson Nababan yang merupakan Bupati Tapanuli Utara (Taput) yang menyatakan secara terbuka siap maju bila diberikan penugasan oleh Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri.
Baca Juga: Hati-hati Inilah 3 Doa Manjur yang Harus Kamu Ketahui, Nomor Terakhir Bikin Ngeri
"Terkait peluang dan elektabilitasnya, kita lihat saja dinamika politik ke depan, apakah Pak Nikson memiliki keterimaan dari pemilih yang tinggi atau tidak. Bila tinggi, tentu DPP akan mempertimbangkan, begitu juga sebaliknya," jelasnya.
Menurut Aswan, dua periode menjabat Bupati Taput, Nikson dinilai cukup berhasil.
"Jadi tidak ada masalah buat internal partai bila ada kader-kader yang berprestasi untuk masuk dalam assessment balon Gubsu ke depan," tutupnya. ***

