POJOKSATU.id, JAKARTA--Para pendukung 02 melimpah ruah di Stadion Gelora Bung Karno (GBK). Kampanye akbar 02 merupakan jadwal kampanye terakhir bagi para pasangan capres-cawapres ini.

Tak hanya Jakarta International Stadium (JIS) yang dipenuhi para pendukung 01, namun GBK juga melimpah ruah dengan para pendukung Prabowo- Gibran.

Para pendukung 02 juga meluber sampai di luar Stadion Gelora Bung Karno (GBK).

Namun yang menjadi sorotan di tengah membludaknya para pendukung 02, berkibarnya bendera berwarna merah di tengah massa yang membludak.

Baca Juga: INFO Penting Bagi Pelajar, Pendaftaran SNBT Dimulai 21 Maret, Ini 10 Peringkat Terbaik Kampus di Indonesia

Bila sekilas dilihat bendera merah itu mirip dengan bendera Partai PDIP. Lingkar dalam logo bendera tersebut persis dengan bendera PDIP.

Tapi bila diperhatikan secara seksama ternyata bendera merah tersebut bukanlah bendera Partai PDIP, namun bendera Projo.

Projo memang organisasi kemasyarakatan atau relawan pendukung Presiden Indonesia yang ke-7, Joko Widodo.

Projo dikenal karena merupakan salah satu relawan darat terbesar dan memiliki status resmi organisasi kemasyarakatan dari Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia.

Projo sendiri telah resmi memberikan dukungannya terhadap Prabowo- Gibran.

Seperti diketahui, hari ini, Sabtu (10/2/2024), merupakan jadwal terakhir bagi para pasangan capres-cawapres untuk melakukan kampanye, pada Pemilu 2024.

Baca Juga: Perbandingan Pendukung 01 dan 02 Hadir di Kampanye Akbar di Jakarta, Tebak Siapa Terbanyak

Capres 01, Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar (Amin) dijadwalkan berkampanye di Jakarta International Stadion (JIS) di Jakarta Utara.

Sementara itu, Capres 02 Prabowilo Gibran menggelar kampanye akbar di Jakarta International Stadium (JIS), Jakarta Utara.

Dan Capres 03 Ganjar- Mahfud berkampanye akbar di di Kandang Banteng, yaitu Jawa Tengah.

Dari pantauan, JIS sudah penuh sesak dengan pendukung Anies-Muhaimin (Amin). Pintu masuk JIS sudah ditutup petugas sejak pukul 07.00 WIB.

Meski pintu masuk JIS sudah ditutup. Massa pendukung Amin masih terus berdatangan untuk menghadiri kampanye akbar, Sabtu (10/2/2024).

Baca Juga: Sempatkan Liburan Imlek untuk Berkunjung ke Klenteng Bio Hok Tek di Bogor

Kapasitas stadion yang menampung 82.000 penonton sudah tak bisa menampung para paendukung 01.

Pendukung Amin tumpah ruah memadati lapangan yang telah ditutupi grass cover.

Pantauan wartawan di lokasi, ribuan orang masih memadati area luar JIS hingga pukul 08.00 WIB, Sabtu (10/2).

"Kepada seluruh pengunjung diberitahukan bahwa saat ini kapasitas stadion telah penuh," kata petugas lewat pengeras suara.

Baca Juga: Ahmad Sahroni Pidato Kampanye Terakhir AMIN di JIS, Pendukung Anies-Cak Imin Bukan Bayaran, Apalagi Cari Nasi Kotak

Juru bicara tim Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar atau Timnas Amin, Irwan Tarigan, mengklaim jumlah masyarakat yang akan berkumpul di kawasan jakarta Utara itu sebanyak 3 juta orang.

angka 3 juta itu diperkirakan dari jumlah yang melakukan registrasi tiket di website. Saat ini, kata dia, jumlahnya sudah mencapai 15 juta pengunjung.

"Saya dapat info kalau yang mengakses itu sudah 15 juta orang. Maka dipastikan ini lebih banyak dari massa 212. Kami perkiraan yang positif hadir adalah 3 juta orang," kata Iwan.

Sementara itu, Tim TKN 02 memperkirakan berapa jumlah pendukung yang menghadiri kampanye akbar kurang lebih setengah juta pendukung.

Baca Juga: Inilah 7 Kuliner Khas Saat Imlek, Adakah Makanan Kesukaan Kalian Disini?

Klaim itu sesuai dengan data orang yang sudah mendaftar untuk hadiri kampanye akbar itu.

"Jadi estimasi orang yang datang yang sudah daftar pada hari ini sudah lebih dari setengah juta orang, tapi namanya ini kegiatan untuk umum, kita tidak bisa menghalangi, kita tidak bisa mencegah orang-orang yang ingin datang," kata Sekretaris Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo-Gibran, Nusron Wahid.

Akan tetapi bila merujuk dengan kapasitas GBK beda sedikit dengan kapasitas JIS. GBK kapasitasnya ada 77.193 penonton dan kapasitas JIS ada 82.000 penontong.

Artinya para pendukung 01 dan 02 di yang hadir di kampanye akbar beda sedikit bila merujuka kepada kapasitas stadion.***