POJOKSATU.ID-Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kaesang Pangarep turut mengomentari gerakan mahasiswa yang memprotes kondisi demokrasi tak sehat, hingga pemakzulan Presiden Jokowi.
Kaesang menilai protes dari seluruh lapisan mahasiswa itu adalah hal yang wajar dalam negara berdemokrasi.
"Gak masalah itu kan," singkat Kaesang disela- sela kunjungannya di Kota Pematang Siantar, Sumatera Utara, Jumat (9/2/2024).
Baca Juga: Ada 1 Juta Pemilih Muda di Kota Bandung, KPU : Jangan Tergiring Opini yang Tak Jelas
Anak bungsu Presiden Jokowi ini juga tak mempermasalahkan gerakan rektor dan mahasiswa yang terus memprotes pemerintah.
Hal itu, kata dia, merupakan proses berdemokrasi yang perlu dihargai oleh semua lapisan tokoh dan politisi.
"Gak apa- apa. Kita kan negera berdemokrasi," tandasnya.
Seperti diketahui, gerakan mahasiswa dan para rektor terus menggelorakan aksi protes terhadap pemerintah. Dalam hal ini Presiden Jokowi.
Berikut rangkuman aksi protes dari puluhan sivitas akademika adalah dari Universitas Indonesia (UI) menyampaikan kekhawatiran dan keprihatinan terhadap gejala keruntuhan tatanan hukum dan demokrasi menjelang Pemilu 2024.
Kemudian dari sivitas kampus UGM yang terdiri dari sejumlah guru besar, dosen, dan mahasiswa, menginisiasi Petisi Bulaksumur sebagai pengingat kepada Kepala Negara Joko Widodo.
Selanjutnya, dari Universitas Andalas (Unand) menyampaikan manifesto penyelamatan bangsa pada Jumat, 2 Februari 2024 dan dari sivitas akademika Universitas Islam Indonesia (UII) juga menyampaikan kritik terhadap Jokowi.
Baca Juga: Survei Capres Terbaru Poltracking, Prabowo-Gibran Tetap Unggul, Tingkat Kepercayaan 95 Persen
Terakhir dari Universitas Padjadjaran (Unpad) menyatakan kritik terhadap Jokowi pada Sabtu, 3 Februari 2024 dan dari kelompok alumni dan sivitas akademika Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah, Ciputat, Kota Tangerang Selatan, atau UIN Jakarta ikut menyatakan sikap terhadap situasi politik tanah air. ***
