POJOKSATU.id-
Prabowo Subianto calon presiden (capres) 02 menilai masih ada pihak yang suka menyindir dan kerap menimbulkan permusuhan, namun ia tidak menyebut siapa yang dimaksud.

"Ada yang suka menghasut, ada yang suka adu domba. Kita Indonesia Maju membawa berita gembira untuk rakyat Indonesia. Kita akan tahu kemakmuran, kita yakin kalau kita mampu," ujar Prabowo saat kampanye akbar Partai Demokrat di Stadion Gajayana, Kota Malang, Jawa Timur, Kamis (01/02/2024).

Ia juga menolak terhadap seseorang yang mengatakan kekayaan alam yang boleh dijual murah kepada bangsa asing.

"Saudara-saudara sekalian, nanti akan ada yang nyinyir lagi, ada yang mengatakan bahwa kekayaan alam kita boleh dijual murah, boleh dijual mentah-mentah ke bangsa asing," ucap Prabowo.
Baca Juga: Kisah Jenderal di Masa Orde Baru yang Menjabat Tiga Posisi Penting

Menurutnya kekayaan alam haruslah dikelola oleh bangsa Indonesia sendiri.

"Itu namanya hilirisasi. Apa?" seraya Prabowo tanya kepada pendukungnya.
"Hilirisasi," jawab pendukung.
Ia pun mengatakan rakyat Malang lebih paham hilirisasi daripada professor-professor di Jakarta yang tidak mengerti.

"Ini rakyat Malang ini ngerti hilirisasi. Ada professor-profesor di Jakarta yang enggak ngerti-ngerti," kata Prabowo lagi.***

Artikel ini ditulis oleh Humaira Dara Asyari dengan judul "Prabowo Sebut Ada Professor Jakarta Tak Paham Hilirisasi Hingga Suka Nyinyir dan Adu Domba".