POJOKSATU.id - Sejumlah program 'kartu sakti' di era Presiden Jokowi akan dilanjutkan pasangan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka.
Sebagai informasi, ada sejumlah kartu sakti yang dilahirkan di 2 periode kepemimpinan Presiden Jokowi.
Di sektor pendidikan, ada Kartu Indonesia Pintar (KIP) yang memberikan dukungan kepada 17,9 juta siswa, 2,2 juta siswa sekolah agama, 908 ribu mahasiswa, dan 67,8 ribu mahasiswa agama.
Sementara di sektor perlindungan sosial, ada Kartu Indonesia Sehat (KIS) yang yang telah menjangkau 96,8 juta orang penerima manfaat layanan BPJS gratis.
Baca Juga: Prabowo-Gibran Komitmen Kejar Target Net Zero Emission, Ini Deretan Upayanya
Lalu Kartu Sembako atau Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) untuk 18,7 juta keluarga penerima manfaat, Kartu Prakerja untuk 529 ribu peserta, dan Program Keluarga Harapan (PKH) untuk 10 juta keluarga penerima manfaat.
Karena itu, Prabowo-Gibran menyatakan tetap akan melanjutkan program-program yang baik tersebut.
Pasalnya, beragam kartu kesejahteraan sosial tersebut memang merupakan warisan yang baik.
Seperti Kartu Indonesia Sehat (KIS), Kartu Indonesia Pintar (KIP), Kartu Prakerja, termasuk Program Keluarga Harapan, dan kartu sakti lainnya.
Baca Juga: AHY Sebut Saat Covid-19 Banyak Pihak Hiraukan Jasa Prabowo Subianto
"Semua yang baik itu pasti akan dilanjutkan oleh Pak Prabowo dan Mas Gibran," ujar Komandan Tim Komuinikasi Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo-Gibran, Budisatrio Djiwandono, Jumat 19 Januari 2024.
Selain dilanjutkan, Prabowo-Gibran akan menambah kartu-kartu lain untuk program peningkatan kesejahteraan sosial.
Program tersebut bertujuan untuk menghilangkan kemiskinan absolut.
Diantaranya KIS Lansia untuk orangtua, Kartu Anak Sehat untuk pencegahan stunting, kartu start-up untuk milenial dan Gen Z.
"Itu semua termasuk dalam 8 Program Hasil Terbaik Cepat yang akan dikawal langsung oleh Pak Prabowo dan Mas Gibran," paparnya.
Sejumlah program juga sudah disiapkan dan dituangkan dalam dokumen visi misi Prabowo-Gibran.
Diantaranya target penurunan angka kemiskinan hingga di bawah 5 persen dan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) dengan skor di atas 80.
Baca Juga: Raffi-Nagina sampai Atta-Aurel Terharu saat Prabowo Lepas Kapal RS TNI Bantu Palestina
Untuk itu, kartu-kartu kesejahteraan nantinya akan ditopang dengan beragam subsidi, bantuan langsung tunai dan non tunai, serta program kredit usaha.
Diantaranya program kredit usaha untuk pertanian, peternakan, perkebunan, perikanan, dan sektor usaha rakyat lainnya.
"Insya Allah, jika Pak Prabowo dan Mas Gibran mendapat amanah, kita akan tingkatkan dan sempurnakan fondasi yang sudah dibangun Pak Jokowi dengan sangat baik," pungkas Budisatrio.***

