POJOKSATU.id, JAKARTA -- Ketua Umum (Ketum) Relawan Projo, Budi Arie Setiadi, buka suara soal pengunduran diri Maruarar Sirait dari PDIP.
Ketum Projo Budi Arie Setiadi menyebut keluarnya Maruarar Sirait dari PDIP gara-gara tegak lurus dengan Presiden Jokowi.
"Soal alasan Bung Ara mengundurkan diri sangat jelas. Bung Ara ikut langkah politik dan tegak Lurus Jokowi," jelas Budi Arie soal alasan pengunduran diri Ara atau Maruarar Sirait ini, Senin (15/1).
Maruarar Sirait sebelumnya mengembalikan KTA PDIP ke DPP PDIP setelah memutuskan pamit dari PDIP. KTA PDIP Maruarar Siarit diterima oleh Wasekjen PDIP Utut Adianto.
Baca Juga: Optimalkan Proses Pembelajaran, Kelebihan dan Kelemahan Pengelolaan Proyek dalam Pendidikan
Dia sudah berkomunikasi langsung dengan Ara menanyakan apa benar berita yang beredar di media saat ini?
“Dia menjawab betul bahwa dia mengundurkan diri dari PDI Perjuangan," ujar Budi Arie yang saat ini menjabat Menkominfo itu.
Keputusan Ara pamit dari PDIP, menurut Budi Arie karena sejalan dengan Jokowi.
"Bung Ara ini orang yang komitmen dan serius dalam berorganisasi serta memiliki loyalitas dan daya juang yang tinggi terhadap partai," ujarnya.
Budi Arie mengenal Ara sejak di Taruna Merah Putih, organisasi sayap kepemudaan PDIP, sejak tahun 2005.
Baca Juga: Uchok Sky Khadafi Minta Poldasu Periksa Bupati Madina, Dugaan Suap Tak Mungkin Tersangkanya Satu
Sementara itu, Maruarar Sirait mengungkap alasan hengkang dari PDIP dimana salah satu alasannya adalah mengikuti langkap politik Presiden Jokowi.
Maruarar Sirait juga menyebut hasil survei kepercayaan publik pada Presiden Jokowi yang di angka 75 sampai 80 persen menjadi salah satu alasannya hengkang dari PDIP.
Maruarar Sirait memilih hengkang dari PDIP sejak Senin (15/1). Maruarar mengungkap alasannya hengkang dari PDIP salah satunya mengikuti langkah politik Presiden Jokowi.
"Saya memilih untuk mengikuti langkah Pak Jokowi karena saya percaya Pak Jokowi adalah pemimpin yang sangat didukung oleh rakyat Indonesia," kata Maruarar usai mengunjungi Kantor DPP PDIP di Menteng, Jakarta Pusat, Senin (15/1/2024).
Maruarar Sirait mengungkit hasil survei kepercayaan publik pada Presiden Jokowi di angka 75 sampai 80 persen.
"Jadi saya memilih bersama dengan Bapak Jokowi dalam pilihan politik saya berikutnya ke depan," kata Ara sapaan akrabnya.***

