POJOKSATU.ID- Pengamat Politik dan Ilmu Pemerintahan Unpad Firman Manan menjelaskan bahwa debat semalam mulai panas.
"Tujuan debat sama model kampanye lain, yakni mempengaruhi suara pemilih, swing voters dan undeciedied. Dari hasil survei pasangan Prabowo Gibran unggul sekitar 45 persen tapi belum signifikan, ini sangat sulit satu putaran diwujudkan pasangan Prabowo Gibran, " jelas Firman Manan, Senin 8 Januari 2024.
Dari analisa debat capres semalam, Firman menilai bahwa kedua capres paslon 01 dan 03 berupaya offensive untuk mengupayakan kenaikan presentase survei.
"Saya melihat kesana. Dan ini harus diupayakan bagaimana caranya agar Prabowo tidak mencapai 50 persen plus 1,yakni dengan cara menyerang saat debat semalam, " paparnya.
Diakui oleh Firman bahwa paslon 01 Anies ngotot menyerang Prabowo.
"Kita lihat didalam debat semalam, debat pertama sama Anies sudah panas dengan mengaitkan tema semalam ke penguasaan. soal Tanah yang dimiliki Prabowo yang dikaitkan dengan personel TNI yang tidak punya rumah, " jelasnya.
Ditegaskan Firman, bahwa isu ini keluar dari tema.
Baca Juga: Imbas Sanksi KPI, Ivan Gunawan Putuskan Mundur dari Acara Brownis TransTV
"Agak personal saya melihat. Isu dari tema keluar, namun Anies mengemas nya cerdik. Paslon 03 Ganjar pun ditengah masih landai, namun diakhir langsung menyerang data ke Prabowo yang saat ini menjabat Menteri Pertahanan dengan indeks anggaran di Kemenhan, " jelasnya.
Kedua capres Paslon 01 dan 03, dinilai Firman terus mengejar blunder dari capres 02 Prabowo.
"Saya melihat Paslon 01 dan 03 semacam terus mengejar blunder dari paslon 02. Ini bertujuan untuk tidak mencapai 50 plus 1 tadi saya menilai, " terangnya.
Firman menilai, dampak elektoral dari debat, biasanya meningkat sekitar 5 persen saja.
"Tapi kan lumayan dengan hasil survei paslon 01 dan 03 saat ini, dengan melakukan debat seperti semalam perspektif nya bisa mengagalkan satu putaran tadi, " jelasnya. ***
