POJOKSATU.id, JAKARTA-- Meski sudah resmi dilaporkan ke Bareskrim Polri, Roy Suryo tetap saja berkicau lagi tentang mikrofon saat debat capres ketiga pada Minggu 7 Januari 2024.
Kali ini, Pakar Telematika Roy Suryo mengklaim berkat kritikan yang dilayangkannya pada debat cawapres lalu, KPU pun akhirnya memberlakukan 1 mikrofon terhadap capres dan cawapres.
"Ini penegasan KPU debat selanjutnya hanya akan digunakan 1 mic, sebagaimana kritik saya yang sempat viral," kata Roy Suryo kepada Pojoksatu.id, Rabu (3/1/2024).
Karena itu, Eks Menpora ini pun menyarankan agar KPU memilih mikrofon yang bagus, yang anti eror.
Tujuannya, agar tak ada alasan KPU kembali menggunakan tiga mikrofon pada debat selanjutnya.
"Pesan saya. Pilih mic yang benar-benar bagus. Jangan sampai error dan jadi alasan debat selanjutnya bisa balik 3 mic lagi," tuturnya.
Tak hanya itu, Roy Suryo juga mempermasalahkan KPU, yang menggunakan podium saat debat cawapres lalu.
Ia mendesak, agar debat selanjutnya KPU tidak menggunakan podium.
"Dengar juga alasan kenapa pakai podium," tuturnya lagi.
Baca Juga: Ifa Faizah Rohmah Lahirkan Bibit Muda Bertalenta Tanah Air
Sebelumnya, Mantan Menteri Pemuda dan Olahraga Roy Suryo resmi dilaporkan ke Bareskrim Polri buntut tudingan kepada cawapres nomor urut 2 Gibran Rakabuming soal penggunaan tiga mikrofon saat debat cawapres.
Roy Suryo dilaporkan oleh Siber Indonesia ke Bareskrim Polri terkait penyebaran berita bohong alias hoax.
Laporan tersebut teregistrasi dengan nomor LP/B/2/2024/SPKT/BARESKRIM POLRI Tertanggal 2 dengan pelapor Aulia Fahmi.
Selain dilaporkan oleh Siber Indonesia, Roy Suryo juga dilaporkan oleh Perwakilan Pilar 08.
Baca Juga: TPN Ganjar-Mahfud Bantah Isu Tolak Bansos
Laporan itu terdaftar dengan nomor LP/B/3/I/2023/SPKT/Bareskrim Polri tertanggal 2 Januari 2024. Terlapor adalah pemilik/pengguna/penguasa akun X atas nama @KRMTRoySuryo1.
"Roy Suryo resmi dilaporkan polisi oleh Siber Indonesia," kata Ketua Siber Indonesia Muannas Alaidid, Rabu (3/1/2023).
Muannas menuturkan, laporan ini dilayangkan sebagai shock terapi kepada siapapun, termasuk kepada para pendukung paslon agar tidak membuat konten atau opini yang bersifat kebohongan atau kebencian.
"Ini sebagai shock terapi kepada siapapun termasuk pendukung paslon tertentu," ujarnya.
Baca Juga: Jangan Pilih Artis atau Pelawak di Surat Suara DPD, Jenderal Baskom: Percuma!
Karena itu, politisi PSI ini berharap agar debat capres ketiga kalinya tidak diwarnai dengan kecurigaan- kecurigaan yang bisa membuat kegaduhan di tengah masyarakat.
"Untuk itu saya berharap dalam debat ketiga nanti tidak diwarnai oleh tuduhan-tuduhan sampah tak berdasar seperti ini," ujarnya.
Selain itu, ia juga mendesak Kapolri segera mengusut tuntas laporan penyebaran berita hoak yang disebarkan Roy Suryo.
"Sehingga layak dan berdasar bila laporan ini untuk segera ditindaklanjuti. Mohon atensi Pak Kapolri," tegasnya.***
