POJOKSATU.id - Ridwan Kamil kembali mendapatkan tanggung jawab baru dari Partai Golkar yang memberinya dukungan.

Partai Golkar menugaskan Ridwan Kamil untuk kembali ikut serta dalam Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jawa Barat (Jabar) pada tahun 2024.

Tak hanya itu, tugas baru juga diberikan kepada istri Ridwan Kamil, Atalia Praratya.

Informasi tersebut disampaikan oleh MQ Iswara, Ketua DPP Partai Golkar Bidang Pemenangan Pemilu Wilayah DKI Jakarta, Jabar, dan Banten, dalam pernyataannya pada Rabu (22/11/2023).

Baca Juga: Sejarah Partai Golkar, Tidak Lepas dari Tiga Tokoh Penting Soekarno, Soepomo, dan Ki Hadjar Dewantara

Tidak hanya Ridwan Kamil, tetapi juga Atalia Praratya Kamil, istri Ridwan Kamil, dan Edwin Sanjaya, Ketua DPD Golkar Kota Bandung, diberi tugas untuk berpartisipasi dalam Pemilihan Wali Kota (Pilwalkot) Bandung 2024.

Dalam Pemilihan Bupati (Pilbup) Bandung, Partai Golkar juga menugaskan dua nama, yaitu Sahrul Gunawan, Wakil Bupati Bandung saat ini, dan Sugianto, Ketua DPRD Kabupaten Bandung. Untuk Pilbup Sumedang, Golkar menunjuk dua kandidat, yaitu Erwan Setiawan, Wakil Bupati Sumedang periode 2018-2023, dan Taufik Gunawansah, Ketua Wantim Golkar Sumedang.

MQ Iswara menyebutkan bahwa surat tugas untuk para calon tersebut langsung diberikan oleh Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar kepada 1.117 Bakal Calon Kepala Daerah yang akan bertarung dalam Pilkada Serentak tahun 2024, termasuk di Jawa Barat.

Baca Juga: Diduga Ridwan Kamil Maju di Pilgub DKI, Lawan Erick Thohir dan Kaesang Perang Bintang Akan Terjadi

MQ Iswara mengungkapkan, "Surat tugas dari DPP Golkar juga diserahkan kepada Gubernur, Bupati/Wali Kota, Wakil Bupati/Wakil Wali Kota. Untuk posisi Gubernur Jawa Barat, ditetapkan satu nama, yaitu Ridwan Kamil."

Ia menyatakan bahwa seluruh kabupaten dan kota di Jawa Barat diberikan tugas untuk ikut serta dalam Pilkada Serentak.

Total, terdapat 44 nama calon Bupati/Wali Kota dan Wakil Bupati/Wakil Wali Kota dari Partai Golkar yang akan bertarung dalam Pilkada Serentak di Jawa Barat.

Iswara menjelaskan, "Kami memberikan tugas kepada semua kabupaten/kota, dan kepada semua bakal calon kepala daerah Bupati/Wali Kota, kami serahkan surat tugas dari DPP Partai Golkar. Beberapa di antaranya ada yang diberikan tugas untuk dua orang, bahkan ada yang hingga empat orang."

Baca Juga: Patuhi Keputusan Partai, Golkar Pastikan Ridwan Kamil Bergabung ke Tim Pemenangan Prabowo-Gibran

Ia menyebutkan bahwa para calon yang akan berpartisipasi dalam Pilkada Serentak ini pertama-tama diberikan tugas untuk membantu memenangkan Pemilihan Legislatif (Pileg) dan Pemilihan Presiden (Pilpres).

Dengan demikian, mereka sudah dapat memulai langkah-langkah sosialisasi sebagai bakal calon kepala daerah.

Iswara menegaskan, "Mereka sudah diperbolehkan untuk memulai sosialisasi bahwa mereka merupakan calon Bupati/Wali Kota. Selain itu, mereka juga diberi tugas untuk mendukung kemenangan Pemilihan Legislatif (Pileg) dan Pemilihan Presiden (Pilpres), serta membantu dalam proses konsolidasi Partai Golkar di wilayah masing-masing. Itu merupakan tanggung jawab mereka saat ini.".***