POJOKSATU.id, JAKARTA-- Sikap Presiden Jokowi yang merestui putra sulungnya Gibran Rakabuming Raka maju Cawapres Prabowo Subianto di Pilpres 2024 membuat politikus PDIP Arya Bima kecewa.

Manuver Jokowi itu membuat Arya Bima bertanya-tanya, kenapa mantan Gubernur DKI tersebut tega menduakan PDIP dan mengecewakan Ketua Umum Megawati Soekarnoputri.

"PDIP salah apa? Bu Mega salah apa? Wong semua hal sudah diberikan," kata Arya Bima di Media Centre TPN Ganjar Presiden, Jumat (20/10).

Baca Juga: Gibran Digoyang, Survei LSI Ungkap Elektabilitas Prabowo-Erick Lebih Unggul 3 Persen

Membaca kondisi ini, Managing Director Political Economy and Policy Studies (PEPS), Anthony Budiawan, melihat pertanyaan Bima tersebut menggambarkan subordinasi.

"Salah Mega adalah percaya Jokowi dan Gibran, yang akhirnya membawa bangsa ini ke jurang kehancuran," jawab Anthony lewat akun media sosial X miliknya, Minggu (22/10).

Jokowi pun telah buka suara terkait kabar Gibran yang digadang-gadang akan segera diumumkan menjadi bakal Cawapres Prabowo Subianto.

"Orangtua tugasnya hanya mendoakan dan merestui," kata Jokowi usai memimpin Apel Hari Santri Nasional 2023, di Tugu Pahlawan, Surabaya, Minggu pagi (22/10).

Surat Pengunduran Diri Gibran

Ketua DPP PDIP Puan Maharani mengaku belum menerima surat pengunduran diri dari Gibran Rakabuming di tengah isu Gibran jadi cawapres Prabowo.

Baca Juga: Ketua DPP PDIP Puan Maharani Ungkap Gibran Rakabuming Belum Ajukan Pengunduran Diri

Diketahui, Golkar melalui Rapimnas telah secara resmi mengusulkan Gibran menjadi cawapres Prabowo Subianto.

Sementara pendaftaran capres cawapres ke KPU akan berakhir pada 25 Oktober nanti. Dan tinggal satu pasangan lagi belum yaitu Capres Prabowo.

"Nggak ada sama sekali," kata Puan usai Apel Hari Santri Nasional di Tugu Pahlawan Surabaya, Minggu (22/10/2023).

Baca Juga: Mampu Bertahan dari Hujatan, Ayu Ting Ting Berterima Kasih ke Haters : Kalau Enggak Ada Lu, Gua Enggak Belajar

Puan menyatakan PDIP masih biasa-biasa saja menyikapi dinamika peluang Gibran maju sebagai Cawapres Prabowo.

"Nggak apa-apa, kan belum. Baru diusulkan, kan belum," tegasnya.

Puan juga meminta semua pihak tidak berandai-andai Gibran maju di Pilpres 2024 sebagai cawapres Prabowo.***