POJOKSATU.id, JAKARTA-- Sosok cawapres pendamping Prabowo Subianto masih menjadi teka-teki dan dikabarkan masih tarik ulur di antara anggota Koalisi Indonesia Maju (KIM).
Diketahui, isu yang berkembang di tengah publik Prabowo bakal disandingkan dengan Gibran Rakabuming Raka.
Namun menjelang hari-hari pendaftaran ke KPU, muncul isu ada tarik ulur nama capres Prabowo antara Gibran, Erick Thohir hingga Yusril Ihza Mahendra.
Teranyar beredar surat keterangan tidak pernah dipidana dari Pengadilan Negeri (PN) Jaksel atas nama Yusril Ihza Mahendra.
Baca Juga: PDIP Ternyata Maklumi Alasan Jokowi Tak Hadiri Deklarasi Ganjar-Mahfud MD
Surat keterangan tidak pernah dipidana atas nama Yusril itu dikeluarkan pada Tanggal 16 Oktober 2023 dan ditandatangani langsung oleh Wakil Ketua PN Jakarta Selatan, Wahyu Imam Santoso.
"Berdasarkan hasil pemeriksaan Register Induk Pidana, menerangkan bahwa yang bersangkutan tidak sedang, tidak pernah sebagai terpidana berdasarkan putusan pengadilan yang telah mempunyai kekuatan hukum tetap," demikian bunyi surat tersebut.
Disebutkan pula, bahwa surat tersebut memang benar diperuntukkan untuk syarat pendaftarar cawapres.
"Demikian Surat Keterangan ini dibuat dengan sebenarnya untuk dapat digunakan sebagai bukti pemenuhan syarat Calon Wakil Presiden Republik Indonesia,".
"Apabila di kemudian hari terdapat kekeliruan dalam Surat Keterangan ini, akan diadakan perbaikan sebagaimana mestinya," sambung bunyi surat tersebut.
Baca Juga: Sinopsis Film Pure Love, Kisah Persahabatan 5 Remaja yang Berujung Pilu
Di hari yang sama, beredar juga surat keterangan tidak pernah dipidana disebut sebagai syarat calon wakil presiden RI atas nama Erick Thohir.
Hingga berita ini diturunkan belum ada pernyataan resmi dari partai-partai Koalisi Indonesia Maju terkait beredarnya surat pendaftaran cawapres Erick Thohir dan Yusril Ihza Mahendra.
Namun, Pejabat Humas PN Jakarta Selatan Djuyamto membenarkan surat tersebut. "Benar, benar Djuyamto saat dihubungi.
Sebelumnya, PDI Perjuangan (PDIP) dan parpol koalisi resmi mendeklarasikan cawapres Mahfud MD pendamping Ganjar Pranowo di Pilpres 2024.
Deklarasi itu diumumkan langsung Ketua Umum Megawati Sokarnoputri bersama pimpinan parpol lain dari markas DPP PDIP, Jakarta hari ini, Rabu, 18 Oktober 2023.
"Dengan mengucapkan Bismillahirrah Maanirrahim. Maka calon presiden yang mendampingi ganjar pranowo adalah Mahfud MD," kata Megawati, Rabu 18 Oktober 2023.****



