POJOKSATU.id - Elektabilitas Prabowo Subianto sebagai kandidat capres 2024 masih cukup kuat.
Prabowo Subianto juga masih mengungguli elektabilitas Ganjar Pranowo sebagai pesaing terdekatnya.
Hal itu tergambar dalam hasil survei terbaru yang dirilis Survey dan Polling Indonesia (SPIN), pada Kamis 12 Oktober 2023.
Dalam hasil survei tersebut, elektabilitas Prabowo Subianto berada di posisi teratas.
Disusul kemudian Ganjar Pranowo dan Anies Baswedan di posisi paling bawah.
Pada survei itu, responden ditanya siapa yang akan dipilih jika pilpres dilakukan pada hari ini.
Baca Juga: Ganjar Pranowo Bikin Heboh Tiba-tiba Diseret Masuk Resepsi Pernikahan Pengantin di Tasikmalaya
Hasilnya, Prabowo Prabowo dipilih sebanyak 39,9 persen responden.
Sementara Ganjar Pranowo dikehendaki 31,1 persen pemilih, lalu Anies Baswedan di posisi buncit dengan 21,7 persen.
"Pak Prabowo tetap menduduki peringkat pertama. Dan yang belum punya pilihan 7,3 persen atau undecided voters," ungkap Direktur SPIN, Igor Dirgantara.
Baca Juga: Link Pendaftaran Simulasi CAT BKN Bagi Pelamar CPNS dan PPPK 2023, Kuota Peserta Terbatas, Gratis!
SPIN menganalisai, setidaknya ada 4 faktor yang yang membut elektabilitas Prabowo Subianto terus terkerek naik.
Pertama, adanya Jokowi Effect dan SBY effect terhadap Prabowo sebagai capres 2024.
Kedua, blunder yang dilakukan oleh Ganjar.
Ketiga, blunder PDIP yang melakukan kritikan terhadap proyek food estate Menhan.
Baca Juga: Sosok Veni Oktaviana, Mahasiswi Cantik yang Ngamar Bareng Dosen UIN Lampung
"Dan terakhir blundernya Ketum Partai Hanura yang menyatakan bahwa Presiden harus punya istri,” beber Igor.
Untuk diketahui, Survei SPIN dilakukan pada 29 September - 7 Oktober 2023 dengan total 1.230 responden.
Responen tersebut tersebar secara proporsional di 34 Provinsi di seluruh Indonesia.
Baca Juga: Terungkap, Mahasiswi Unnes Bunuh Diri Pernah Silet Tangan Sendiri, Tiba-tiba jadi Perokok
Sementara pengambilan data sampel dilakukan dengan metode pengambilan data Multistage Random Sampling.
Hasil survei ini memiliki margin of error kurang lebih 2,8 persen pada tingkat kepercayaan sebesar 95 persen.***

