POJOKSATU.id, JAKARTA-- Anak bungsu Jokowi Kaesang Pangarep resmi ditetapkan sebagai Ketua Umum (Ketum) Partai Solidaritas Indonesia (PSI) periode 2023-2028.
Keputusan Kaesang Pangarep ditetapkan menjadi Ketua Umum PSI dilakukan di acara Kopi Darat Nasional (Kapdarnas) PSI yang diselenggarakan di Djakarta Teater, Senin (25/9/2023).
Wakil Ketua Dewan Pembina PSI Grace Natalie mengatakan, bahwa Kaesang Pangarep sudah resmi menjadi Ketua Umum PSI.
Baca Juga: Kejati Jabar Tahan Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Bank Milik Pemda Ciamis, Kerugian Rp 9 Milliar
"Memutuskan, menetapkan pengangkatan Saudara Kaesang Pangarep sebagai Ketua Umum DPP PSI periode 2023-2028," kata Grace.
SK Kaesang menjadi Ketum PSI pun diserahkan Grace kepada Kaesang secara langsung.
Sebelumnya, Kaesang Pangarep memilih jalannya sendiri dalam memasuki dunia politik. Dirinya menyatakan bergabung dengan Partai Solidaritas Indonesia.
Jejak yang ditempuh Kaesang ini berbeda dengan ayahnya Jokowi yang memantapkan hati bergabung Partai Demokrasi Indonesia (PDIP) 2004 silam.
Setahun setelahnya Jokowi maju sebagai Walikota Solo tahun 2005 bersama FX Hadi Rudyatmo.
Kaesang mengungkapkan alasan dirinya bergabung dengan partai tersebut karena memiliki kesamaan visi dan misi.
"Kami kebetulan punya kesamaan dan keinginan, kami ingin anak-anak muda bisa lebih terlibat di sektor publik," kata Kaesang kepada wartawan, Sabtu (23/9/2023).
Menurutnya, Ia ingin anak muda menjadi objek yang aktif dalam pemilihan umum yang akan diselenggarakan tahun 2024 mendatang.
Kaesang mengungkapkan, pemilu juga menyangkut masa depan anak muda Indonesia.
"Apalagi di Pemilu, anak muda dijadikan sebagai objek pasif, kita mau mereka jadi objek aktif. Mau gimanapun masa depan Indonesia itu untuk anak muda Indonesia," tuturnya.
"Saya lihat PSI partai yang bagus, diisi oleh anak-anak muda yang berintegritas, punya kompetensi juga," katanya.
"Yang terpenting mereka punya semangat untuk mebuat Indonesia jauh lebih baik. Cuma sayangnya mereka nggak masuk Senayan," ujar Kaesang Pangarep.***
