POJOKSATU.id, JAKARTA - Pada Minggu, 30 Juli 2023 kemarin, Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto tengah berbahagia usai mendapatkan dukungan dari Partai Bulan Bintang (PBB) untuk nyapres di Pilpres 2024 mendatang.

Ketua Umum PBB Yusril Ihza Mahendra melakukan deklarasi dukungan untuk Prabowo dengan diikuti 12 ribu kader dan simpatisannya.

"Saya merasa sebagai tambahan kekuatan, tambahan kepercayaan, tambahan dukungan," kata Prabowo usai menghadiri acara Milad ke-25 PBB.

Baca Juga: Rocky Gerung Mulai Dikecam Karena Hujat Habis-habisan Jokowi, DPN Almisbat : Meresahkan

Partai Bulan Bintang atau PBB resmi mendeklarasikan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto sebagai calon presiden atau Capres 2024.

Deklarasi dukungan itu diumumkan bersamaan dengan hari lahir atau Milad PBB ke-25 yang digelar di ICE, BSD, Kota Tangerang, Minggu, 30 Juli 2023.

Prabowo turut hadir dalam acara itu, bersama PKB sebagai rekan koalisi di Koalisi Kebangkitan Indonesia Raya (KKIR).

“Insyaallah, PBB telah menyatakan kesepakatan Pak Prabowo untuk menjadi capres,” kata Ketua Umum PBB Yusril Ihza Mahendra.

Baca Juga: Sekda Karawang Sepakat Laporkan Kasus Perusakan Pagar DPRD ke Polisi

Dengan keputusan itu, PBB menjadi satu-satunya partai selain Gerindra yang resmi mendukung Prabowo sebagai capres di Pilres 2024.

Gerindra sebelumnya resmi kembali mengusung Prabowo pada 2022 lalu.

Sementara, PKB selaku rekan koalisi Gerindra di Koalisi Kebangkitan Indonesia Raya (KKIR) hingga kini belum mengumumkan secara resmi mendukung Prabowo sebagai capres.

PKB sejauh ini masih memajukan ketua umum mereka Muhaimin Iskandar alias Cak Imin sebagai capres.

Baca Juga: Siapa Pejabat Dinas Kesehatan Purwakarta Yang Bakal Jadi Tersangka?, Tunggu Hasil Audit Kerugian Negaranya

Sinyal dukungan Prabowo sempat disampaikan Ketua DPP PKB Faisol Reza pada Mei lalu.

"Yang pertama bahwa PKB mengusung Prabowo sebagai capres. Itu harus dicatat," kata Reza

Namun, pernyataan Reza buru-buru diklarifikasi oleh sejumlah politik PKB yang lain.

Waketum PKB Jazilul Fawaid mengatakan bahwa partainya masih mengusung Cak Imin. Jazilul sekaligus mengkritik pernyataan Reza karena disampaikan di luar kewenangan.

Baca Juga: Bergabung dengan Agensi Talent Ternama Jepang, Ini Profil Selebgram Livy Renata

"Itu tim teknis kok nyatakan sesuatu yang bukan kewenangannya," kata Jazilul di kompleks parlemen, pada Kamis (11/5/2023) lalu.

Selain PBB, sejumlah partai sempat memberi sinyal memberi dukungan kepada Prabowo. Antara lain PAN dalam beberapa kesempatan bakal mendukung Prabowo jika menerima tawaran Erick Thohir sebagai cawapres.

Teranyar, mayoritas Ketua DPD I Partai Golkar disebut mendorong Airlangga agar segera mengumumkan dukungan ke Prabowo.

"Dalam diskusi santai dan informal sebagian besar suasana kebatinan beberapa DPD I mendorong agar Golkar bisa berkoalisi dengan Gerindra," kata Ketua DPD Golkar Kalimantan Barat.

Baca Juga: Capai 99,5 Persen, Angka Melek Huruf di Sumut Lampaui Angka Nasional

Sementara, dalam sambutannya usai didukung PBB, Prabowo mengaku senang karena sejumlah elite partai lain turut hadir. Mereka perwakilan dari partai parlemen maupun nonparlemen.

Pada acara tersebut terlihat ada Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar alias Cak Imin, Sekjen PAN Eddy Soeparno, Ketua DPP Partai Golkar Manahan Samuel Toruan, Ketua Umum PKN Anas Urbaningrum, Ketua Umum Partai Gelora Anis Matta, hingga perwakilan dari Partai Buruh dan PSI.

Prabowo percaya diri bakal banyak mendapat dukungan dari partai-partai lain dalam waktu dekat.

Baca Juga: KPI Buka Sayembara Tangkap OTK yang Bacok Pelapor Cinta Mega, Hadiahnya Puluhan Juta

"Saya yakin kita akan melihat penambahan kekuatan-kekuatan politik di hari-hari dan minggu yang akan datang," ucap Prabowo

Menteri Pertahanan itu juga mengungkapkan keinginannya untuk menyatukan semua kekuatan politik jika dirinya diberi kepercayaan terpilih di Pilpres 2024.

"Saya bertekad, manakala dengan dukungan saudara, saya diberikan kepercayaan, mandat oleh rakyat, saya akan mengajak semua kekuatan politik untuk bersatu," kata Prabowo dalam pidatonya. (Kartika)