POJOKSATU.ID - Turnamen bulutangkis Denmark Open 2025 sudah berakhir, Minggu 19 Oktober 2025. Berapa uang hadiah yang didapat para pemain Indonesia dari turnamen BWF Super 750 ini?
Sebanyak 15 wakil Indonesia tampil di turnamen berhadiah total USD 950 ribu atau sekitar Rp15,7 miliar (kurs 1 USD = Rp16.500) ini.
Hasilnya, Indonesia membawa pulang satu gelar juara, satu runner up, dan lainnya sudah gugur sebelum babak final.
Baca Juga: Juara Denmark Open 2025, Ayunan Raket Jonatan Christie Sebulan Terakhir Hasilkan Rp1,5 Miliar
Ganda Campuran
Dari sektor ganda campuran (XD), tiga wakil Indonesia meraih hasil kurang memuaskan.
Hanya Adnan Maulana / Indah Cahya Sari Jamil yang melangkah paling jauh (babak 16 besar). Namun mereka gagal menembus babak perempat final.
Baca Juga: Runner Up Denmark Open 2025, Ganda Putra Indonesia FiFa Kebagian Hadiah Setengah Miliar Rupiah Lebih
Adnan/Indah kalah pasangan Korea, Lee Jongmin/Chae Yu Jung dengan skor 19-21 dan 19-21.
Sementara Jafar Hidayatullah / Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu dan Amri Syahnami / Nita Violina Marwah sudah gugur di babak pertama.
Jafar/Felisha takluk dari unggulan pertama asal Tiongkok Jiang Zhen Bang/Wei Ya Xin dengan skor 16-21 dan 7-21.
Baca Juga: FiFa Gagal Juara Denmark Open 2025, Takluk dari Jagoan Jepang
Adapun Amri/Nita tak berdaya menghadapi duo Jepang Hiroki Midorikawa/Natsu Saito, keok 13-21 dan 20-22.
Dengan capaian itu, Jafar/Felisha dan Amri/Nita hanya kebagian uang hadiah Denmark Open 2025 sebesar USD 950 (Rp15,6 juta). Sementara Adnan/Indah mendapat USD 3.087,50 (Rp51 juta).
Ganda Putri
Dari sektor ganda putri Lanny Tria Mayasari / Amallia Cahaya Pratiwi dan Rachel Allessya Rose / Febi Setianingrum sudah angkat koper sejak babak pertama (32 besar).
Lanny/Pratiwi kalah dua set langsung dari unggulan keempat asal Jepang, Rin Iwanaga/Kie Nakanishi, 19-21 dan 10-21.
Sementara Rachel/Febi harus mengakui ketangguhan unggulan kedua asal Malaysia, Pearly Tan/Thinaah Muralitharan dengan skor 13-21 dan 17-21.
Baca Juga: Persija Jakarta Raih Poin Sempurna Usai Tekuk Persebaya Surabaya Di Hadapan Pendukungnya
Hanya Febriana Dwipuji Kusuma / Meilysa Trias Puspitasari yang meraih hasil sedikit lebih baik, lolos 16 besar.
Namun langkah Febriana/Meilysa dihentikan unggulan keenam yang akhirnya jadi juara turnamen ini, Baek Ha Na/Lee So Hee dengan skor 14-21, 21-16 dan 16-21.
Lanny/Pratiwi dan Rachel/Febi pun mendapat hadiah USD 950 (Rp15,6 juta). Sementara Febriana/Meilysa menerima USD 3.087,50 (Rp51 juta).
Tunggal Putri
Hasil tak lebih baik diraih wakil Indonesia di sektor tunggal putri. Gregoria Mariska Tunjung dan Putri Kusuma Wardani juga berguguran di babak-babak awal.
Gregoria Mariska Tunjung atau Jorji sudah tersingkir di babak pertama setelah dipermak wakil Skotlandia, Kirsty Gilmour dengan skor 7-21 dan 14-21.
Sementara Putri KW yang merupakan unggulan ketujuh, kandas di babak kedua usai takluk 21-15, 12-21 dan 17-21 dari wakil Jepang Tomoka Miyazaki.
Dengan demikian, Jorji hanya mendapat hadiah USD 950 (Rp15,6 juta) dan Putri KW kebagian hadiah sebesar USD 2.850 (Rp47 juta).
Ganda Putra
Di sektor ganda putra, Indonesia mengirim empat wakil. Mereka adalah Leo Rolly Carnando / Bagas Maulana, Sabar Karyaman Gutama / Moh Reza Pahlevi Isfahani, Muhammad Rian Ardianto / Rahmat Hidayat, dan Fajar Alfian / Muhammad Shohibul Fikri.
Leo/Bagas langsung gugur di babak pertama setelah kalah dari wakil Jepang, Takumi Nomura / Yuichi Shimogami, 19-21 dan 13-21.
Sabar/Reza tersingkir di babak kedua usai takluk dari unggulan kelima asal China, Liang Wei Keng/Wang Chang, 14-21 dan 18-21.
Sementara Rian/Rahmat hanya sampai babak perempat final. Keok dari ganda terbaik India, Satwiksairaj Rankireddy/Chirag Shetty (6) dengan skor 15-21, 21-18 dan 16-21.
Baca Juga: 11 Game Edukatif Terbaik untuk Asah Otak dan Kecerdasan Anak di Era Digital
Harapan Indonesia jadi kampiun di sektor ganda putra juga pupus setelah unggulan ketujuh, Fajar/Fikri (FiFa) kalah di final.
Menghadapi duo Jepang, Takuro Hoki / Yugo Kobayashi dalam laga perebutan gelar juara, Minggu (19/10) malam WIB, FiFa takluk 18-21, 21-15 dan 19-21.
Pencapaian berbeda keempat MD Indonesia itu pun membuat mereka mendapat hadiah dengan jumlah bervariasi.
Leo/Bagas mendapat USD 950 (Rp15,6 juta), Sabar/Reza peroleh USD 3.087,50 (Rp51 juta), Rian/Rahmat mengantongi USD 5.937,50 (Rp98 juta).
Sementara Fajar/Fikri sebagai runner up mengantongi uang hadiah sebesar USD 33.250 (Rp548,6 juta).
Baca Juga: Indonesia Tantang Brasil di Piala Dunia 2025, Ini Jadwal Lengkap Timnas U17
Tunggal Putra
Akhirnya, cerita manis ditorehkan wakil Indonesia di sektor tunggal putra. Jonatan Christie keluar sebagai juara Denmark Open 2025 usai menumbangkan unggulan pertama Shi Yu Qi di final.
Dalam perjalanannya jadi kampiun, Jojo -sapaan karib Jonatan Christie- menaklukkan deretan pemain elit.
Seperti Kenta Nishimoto, Kodai Naraoka, Li Shi Feng (4), Alex Lainer (7), dan terakhir sang juara dunia dari China, Shi Yu Qi dengan skor 13-21, 21-15 dan 21-15.
Jojo pun berhak atas hadiah sebesar USD 66.500 (Rp1,1 miliar) tanpa potongan pajak. Paling banyak diantara semua pemain Indonesia yang tampil di turnamen ini.
Dua tunggal putra Indonesia lainnya meraih hasil minor, Alwi Farhan dan Anthony Sinisuka Ginting. Keduanya gugur di babak pertama Denmark Open 2025.
Alwi kalah dari wakil Hong Kong, Ng Ka Long Angus dengan skor 10-21 dan 16-21, sementara Ginting tak berkutik lawan wakil tuan rumah yang juga unggulan kedua, Anders Antonsen.
Hanya dalam waktu 47 menit, Ginting kalah 7-21 dan 19-21 dari Antonsen.
Alwi dan Ginting pun kompak menerima USD 950 (Rp15,6 juta), ganjaran hadiah Denmark Open 2025 bagi peserta sektor tunggal yang gugur di babak pertama.***

