POJOKSATU.id — Undian Piala Sudirman 2025 telah resmi menempatkan Indonesia dalam grup yang terbilang berat.
Bertarung di Grup D, Indonesia akan menghadapi Denmark, India, dan Inggris — tiga negara dengan tradisi bulu tangkis kuat dan skuad yang dipenuhi bintang.
Turnamen beregu campuran paling bergengsi dalam kalender Badminton World Federation (BWF) itu akan digelar pada 27 April hingga 4 Mei 2025 di Xiamen, China.
Meskipun persaingan di Grup D sangat ketat, ada celah yang bisa dimanfaatkan tim Merah Putih, terutama setelah kabar yang datang dari kubu India.
Celah Kubu India
India dipastikan tidak akan diperkuat oleh salah satu pasangan ganda putri terbaik mereka, Treesa Jolly/Gayatri Gopichand Pullela, yang absen lantaran cedera.
Duet peringkat 10 dunia itu sebelumnya sempat mencuri perhatian usai mengalahkan pasangan nomor satu dunia, Liu Sheng Shu/Tan Ning.
Namun, pada Piala Sudirman edisi kali ini, absennya mereka membuka ruang bagi pasangan muda India untuk unjuk gigi.
Sebagai pengganti, India diprediksi akan mengandalkan pasangan muda Priya Konjengbam/Shruti Mishra untuk mengisi kekosongan di sektor ganda putri.
Meski kehilangan salah satu kekuatan utama, India tetap menjadi ancaman serius bagi Indonesia.
Federasi Bulu Tangkis India (BAI) pun menunjukkan optimisme tinggi menghadapi turnamen ini.
Kepala pelatih tim nasional India, Sanjay Mishra, memastikan skuadnya tetap solid meskipun tidak diperkuat Jolly/Pullela.
"Tim seleksi sudah memilih wakil terbaik tiap-tiap sektornya," ungkap Sanjay Mishra, seperti dikutip dari Indianexpress.com.
India Andalkan Kekuatan Kolektif
Ia juga menegaskan bahwa India tidak akan bergantung hanya pada satu pasangan saja, melainkan mengandalkan kekuatan kolektif untuk bersaing di turnamen ini.
India sendiri masih membawa sejumlah nama beken yang siap mendulang poin penting di fase grup.
Ganda putra mereka, Satwiksairaj Rankireddy/Chirag Shetty, yang menjadi pasangan andalan dan kerap menjadi mesin poin bagi India, siap tampil di Xiamen.
Selain itu, sektor tunggal putra pun menjadi perhatian, karena Lakshya Sen akan kembali memperkuat India.
Sen menjadi salah satu tunggal putra yang cukup sering merepotkan skuad Indonesia.
Bahkan Jonatan Christie, tunggal putra andalan Indonesia, punya catatan pertemuan yang ketat dengan Sen, yakni unggul tipis 4-3.
Jonatan Christie vs Lakshya Sen
Namun, pertemuan terakhir di All England Open 2025 menjadi pukulan telak bagi Jonatan, setelah ia kalah dua gim langsung dari Sen dengan skor mencolok 13-21 dan 10-21.
Selain itu, di sektor tunggal putri, India masih punya PV Sindhu yang berpotensi besar menjadi batu sandungan bagi Indonesia.
Pengalaman dan ketangguhan Sindhu diyakini bisa menyulitkan Gregoria Mariska Tunjung dan rekan-rekan di sektor tunggal putri.
Sementara itu, dari kubu Indonesia, Kabid Binpres PP PBSI, Eng Hian, menyikapi hasil undian ini dengan sikap realistis namun penuh optimisme.
Ia menilai persaingan di Grup D tidak bisa dianggap remeh, namun tim Merah Putih punya peluang besar untuk melangkah lebih jauh asalkan persiapan dilakukan secara maksimal.
"Dengan undian yang ketat, fokus tim Indonesia harus berada pada persiapan yang maksimal," kata Eng Hian.
Ia menambahkan bahwa penentuan komposisi tim nantinya akan sangat selektif, mempertimbangkan kesiapan teknik, fisik, hingga mental para pemain.
Target Indonesia
Tidak menutup kemungkinan pula, PBSI akan memberi kesempatan kepada pemain muda sebagai bagian dari strategi regenerasi tim nasional.
Eng Hian menegaskan bahwa target tim Indonesia adalah lebih dari sekadar lolos dari fase grup.
"Kami tidak ingin hanya menjadi pelengkap. Kami akan berusaha mempersiapkan diri untuk menjadi yang terbaik," ujar Eng Hian.
Untuk diketahui, Indonesia terakhir kali mengangkat trofi Piala Sudirman pada edisi pertama tahun 1989.
Setelah itu, Indonesia tercatat enam kali menjadi runner-up (1991, 1993, 1995, 2001, 2005, 2007) dan tujuh kali terhenti di semifinal.
Hasil Undian Piala Sudirman 2025
Hasil undian lengkap Piala Sudirman 2025 adalah sebagai berikut:
-
Grup A: China, Thailand, Hong Kong, Aljazair
-
Grup B: Korea Selatan, Taiwan, Kanada, Republik Ceko
-
Grup C: Jepang, Malaysia, Prancis, Australia
-
Grup D: Indonesia, Denmark, India, Inggris
Sebanyak 16 tim nasional terbaik dari lima konfederasi akan bersaing di Xiamen.
Dari Asia, delapan negara memastikan tiket, yakni Indonesia, China, Malaysia, Thailand, Korea Selatan, Jepang, India, dan Taiwan.
Sedangkan Eropa diwakili Denmark, Inggris, dan Republik Ceko. Australia mewakili Oceania, Aljazair dari Afrika, dan Kanada dari konfederasi Pan Amerika.
Babak penyisihan grup akan berlangsung pada 27-30 April 2025, sementara babak knockout akan digelar pada 2-4 Mei 2025.
Dengan kombinasi kekuatan muda dan pengalaman, ditambah motivasi tinggi untuk mengakhiri puasa gelar sejak 1989, tim Indonesia kini dihadapkan pada tantangan sekaligus peluang besar dalam ajang Piala Sudirman edisi tahun ini. ***

