POJOKSATU.id - Ciapus Taekwondo Centre (CTC) Bogor yang tergabung di unit Siliwangi Taekwondo Bogor (STB), menggelar Sanggeub Shimsa atau Ujian Kenaikan Tingkat (UKT) bagi 158 orang murid yang tersebar di 7 sub unit CTC Bogor.
Bertempat di Rumah Joglo, Ciapus pelaksanaan UKT CTC Bogor periode ke-4 tahun 2023 ini berlangsung pada Sabtu-Minggu, 9 dan 10 Desember 2023.
Para siswa CTC Bogor yang mengikuti UKT CTC Bogor itu berasal dari sub unit Al-Irsyad, Insan Taqwa, Kusuma Bangsa, Nurul Fikri, Insan Toda, Satria Bangsa, dan CTC Lapangan Sakura Bogor.
Mengangkat tema 'CTC Road to Be Better and Champion 2024' para siswa menghadapi kegiatan UKT CTC Bogor yang bertujuan untuk menguji dan mengevaluasi kemampuan para taekwondoin untuk naik ke tingkat sabuk selanjutnya.
Ketua Panitia UKT CTC Bogor, Sabeum Imam Wibowo berharap dengan tema yang ditawarkan itu, para atlet peserta didiknya bisa meraih prestasi yang lebih baik dan mampu menambah gelar juara di tahun 2024 mendatang.
"Semangat to be champion 2024 dapat diartikan sebagai dorongan atau motivasi untuk mencapai keberhasilan dan prestasi tertinggi pada tahun 2024," ujar Sabeum Imam.
Imam menegaskan, semangat "to be champion" menunjukkan keinginan untuk menaklukkan tantangan, mengatasi rintangan, dan mencapai puncak prestasi.
Karenanya ia berharap melalui UKT CTC Bogor di akhir tahun ini, semua atlet yang tergabung memiliki dedikasi tinggi, kerja keras, disiplin, strategi yang baik, dan semangat pantang menyerah.
Baca Juga: Menuju Proprov Ratusan Atlet Taekwondo Ikuti Seleksi Fisik
"Semangat ini dapat menjadi pendorong yang kuat untuk menghadapi perjuangan dan menjalani perjalanan menuju kemenangan atau keberhasilan pada tahun 2024," ungkapnya.
Itu sebabnya, pada Sabtu malam para atlet peserta UKT CTC Bogor dilatih dalam ujian kemandirian melalui kegiatan jurit malam dan menginap di tenda masing-masing tanpa pendampingan orang tua.
Meski begitu, orang tua yang menghadiri tetap berada dan berjaga di ruang utama yang disediakan panitia UKT CTC Bogor.
Pagi Minggu pagi setelah melaksanakan shalat subuh, peserta mengikuti rangkaian olahraga dan senam bersama dengan para siswa kakak tingkat, para sabeum dan bahkan dengan kehangatan dan keceriaan diikuti oleh orang tua siswa, sebelum akhirnya menggelar upacara pembukaan UKT CTC Bogor.
"UKT CTC Bogor tidak hanya menjadi ajang ujian, tetapi memiliki nilai bagi kami untuk menjaga kebersamaan dan kekeluargaan, sekaligus healing usai rutinitas latihan selama ini," ujar Bunda Gio, salah satu orang tua.
Pada kegiatan UKT CTC Bogor ini, hal-hal yang diuji adalah gerakan teknik dasar seperti pukulan, tangkisan, tendangan dan poomsae atau rangkaian gerakan dalam taekwondo.
Selain materi-materi tersebut di atas, ada beberapa hal yang biasanya tidak luput dari perhatian oleh para penguji.
Beberapa materi itu antara lain cara memakai sabuk haruslah benar, seragam atau dobok yang harus sesuai, termasuk penempatan badge yang tidak pada tempatnya.
Imam menegaskan, semua aturan itu tetap mengacu kepada aturan yang dikeluarkan oleh PBTI terkait Pelaksanaan UKT. ***

