POJOKSATU.id — Pasar kendaraan listrik di China semakin panas.

Kali ini, giliran Hyundai yang bersiap memperluas lini produknya dengan menghadirkan sedan listrik baru.

Langkah ini menyusul peluncuran SUV listrik Elexio yang lahir dari kolaborasi dengan BAIC.

Model anyar ini disebut bakal menjadi pesaing langsung Tesla Model 3, Xiaomi SU7, hingga BYD Qin Plus yang saat ini populer di Negeri Tirai Bambu.

Desain Segar, Tidak Sekadar Ikuti Ioniq 6

Meski belum ada foto maupun teaser resmi, rumor menyebut sedan listrik Hyundai ini akan tampil dengan gaya yang segar dan khas.

Melihat desain Elexio yang cukup unik, besar kemungkinan sedan ini juga akan hadir dengan identitas visual berbeda, tidak harus meniru gaya Ioniq 6 yang sempat menuai pro dan kontra.

Baca Juga: Sport Cruiser yang Jadi Bukti OTT Wamenaker, Ducati XDiavel V4 2025, Begini Spesifikasi dan Harga Motor Super Mewah Bergaya Supercar!

Secara teknis, sedan listrik ini akan menggunakan platform E GMP (Electric-Global Modular Platform).

Platform modern ini memungkinkan konfigurasi penggerak motor tunggal (2WD) maupun motor ganda (AWD).

Dengan baterai besar yang diperkirakan di kisaran 80–100 kWh, sedan ini bisa melaju hingga 600–700 km berdasarkan standar CLTC di China.

Sementara untuk performa, varian AWD diyakini sanggup berakselerasi dari 0–100 km/jam kurang dari 3,5 detik.

Keunggulan lain dari platform E-GMP adalah sistem 800 volt yang mendukung fast-charging. Pengisian dari 10–80% hanya membutuhkan waktu 18–20 menit, bahkan dengan 5 menit charging saja bisa menambah jarak tempuh lebih dari 100 km.

Hyundai juga diperkirakan akan membawa inspirasi dari SUV Elexio ke dalam sedan barunya.

Misalnya penggunaan layar digital minimalis di bawah kaca depan, serta layar infotainment lebar horizontal yang multifungsi.

Baca Juga: Jaecoo J7 SHS Resmi Meluncur, SUV Hybrid dengan Teknologi PHEV dan Jarak Tempuh 1.300 Km

Tak hanya itu, fitur berbasis AI, integrasi dengan Baidu Maps, dan layanan Tencent diprediksi menjadi daya tarik utama bagi konsumen China yang sangat dekat dengan ekosistem digital lokal.

Strategi Hyundai di Pasar China

Kehadiran sedan listrik ini menandai upaya Hyundai untuk bangkit kembali di pasar otomotif China. Dengan penjualan mobil konvensional yang terus menurun, Hyundai kini fokus penuh pada segmen EV.

Untuk memastikan produknya tepat sasaran, Hyundai mengandalkan pusat desain dan rekayasa di Beijing serta Shanghai, sehingga mobil yang diproduksi bisa sesuai dengan kebutuhan dan selera masyarakat setempat.

Menurut laporan media otomotif, sedan listrik terbaru Hyundai ini akan resmi meluncur pada paruh pertama 2026.

Sementara itu, pengiriman unit ke konsumen diperkirakan akan dimulai pada September 2026.

Baca Juga: BYD Dolphin 2025 Tampil Lebih Segar, Bawa Warna Baru, Fitur V2L, dan Baterai Lebih Tangguh

Ringkasan Spesifikasi Perkiraan

Komponen Spesifikasi Perkiraan
Platform Hyundai E-GMP (800 V, mendukung 400 V)
Konfigurasi Motor Single-motor (2WD) dan dual-motor (AWD)
Baterai 80–100 kWh
Jangkauan 600–700 km (CLTC)
Charging (fast-charge) 10–80% dalam 18–20 menit; >100 km tambahan dalam 5 menit
Performa (AWD) 0–100 km/jam < 3,5 detik
Interior & Fitur Layar digital minimalis, layar infotainment lebar, ADAS, integrasi Baidu & Tencent
Debut Resmi Paruh pertama 2026, pengiriman sekitar September 2026

Semoga informasi ini bermanfaat, ya.
Bantu tulis tanggapan di kolom komentar dan share info ini ya.

Baca Juga: Asli Surabaya, Kupprum NOMAD, Motor Listrik Adventure Touring Siap Produksi, Cek Spesifikasi Sebelum Turun Gunung!

Silahkan akses artikel lainnya melalui apps kami: