POJOKSATU.id, JAKARTA – Jogja Run’nShine tahun 2026 menargetkan 3.500 peserta dengan memperkuat konsep olah raga dan olah rasa (sporty & artsy) melalui perpaduan aktivitas fisik, seni, musik, kuliner, serta berbagai aktivitas kreatif yang mengajak peserta mengenal Yogyakarta dari perspektif yang berbeda.

Gelanggang Inovasi dan Kreativitas Universitas Gadjah Mada (GIK UGM) kembali bersinergi bersama Keluarga Alumni Hukum Gadjah Mada (KAHGAMA), SIRAH Travel, Sedekat Imaji Rupa, serta MyRace Sports Organizer untuk menyelenggarakan Jogja Run’nShine 2026 pada 18-20 September 2026 di Yogyakarta.

Direktur Utama GIK UGM, Alfatika Aunuriella Dini mengatakan, penyelenggaraan Jogja Run’nShine 2026 menjadi kelanjutan dari semangat Renaissance yang dibangun sejak tahun pertama, yakni menjadikan Yogyakarta sebagai ruang pertemuan antara ilmu pengetahuan, seni, dan nilai-nilai keberadaban.

Baca Juga: Ganja Madina 20 Kg Digagalkan di Bakaheuni, 2 Warga Panyabungan Rio dan Ikhsan Diburu Polisi

"Jogja Run’nShine kami hadirkan bukan hanya sebagai sebuah ajang lari, tetapi sebagai ruang untuk merayakan Yogyakarta secara lebih utuh, sejalan dengan makna Renaissance yang menjadi inspirasi penyelenggaraannya,” jelas Alfatika saat Press Conference di Jakarta, Senin (3/8/2026).

“Tahun ini, kami ingin perluas lagi pengalaman tersebut dengan harapan, siapa pun yang datang tidak hanya berlari untuk hidup sehat, tetapi juga menemukan pengalaman," katanya lagi.

Pada Jogja Run’nShine tahun ini terdapat kategori lari 5K dan 10K dengan tetap mengusung prinsip Sinergi 5K Kampus, Komunitas, Keraton, Kampung, dan Korporasi.

Baca Juga: Tanpa Fasilitas Balap Memadai, Tim Asal Karawang Tetap Berprestasi dan Raih Gelar Juara Nasional

"Jogja Run’nShine 2026 mengajak peserta mengenal Yogyakarta melalui rute yang menghubungkan lima elemen pembentuk identitas kota, yaitu kawasan pendidikan, kawasan bersejarah, pusat ekonomi, perkampungan, hingga ruang publik yang menjadi bagian dari keseharian masyarakat," ucapnya.

Selain itu, prinsip Sinergi 5K juga diwujudkan melalui berbagai elemen kreatif yang hadir dalam rangkaian acara, termasuk melalui identitas visual yang melekat pada pengalaman peserta.

Jogja Run'nshine 2026 kembali menggandeng duo seniman TEMPA untuk menghadirkan karya eksklusif yang diwujudkan melalui desain jersey dan medali resmi tahun ini dengan tema 'Shine Beats'. Tema ini menggambarkan para pelari yang menyatu dengan lanskap dan landmark Yogyakarta.

“Manusia yang utuh adalah mereka yang merawat raga dan rasanya secara berimbang. Semangat tersebut yang dibawa Run'nshine, di mana festival ini merupakan perwujudan olahraga dan olahrasa. Di sini, seni ikut berlari, musik ikut bernapas," kata Galih Satrio, Direktur Sedekat Imaji Rupa.

Sementara itu, Direktur Marketing SIRAH Travel, Andi Fadly Arifuddin (Fadly Padi) mengungkapkan bahwa partisipasi pihaknya dalam Jogja Run’nShine menjadi bagian dari upaya menghadirkan pengalaman yang lebih lengkap bagi peserta, dengan memperkenalkan Yogyakarta melalui perpaduan olahraga, seni, budaya, dan wisata.

“Peningkatan hadiah tersebut kami harap dapat memberikan pengalaman yang semakin menarik bagi peserta sekaligus memperkuat unsur perjalanan dan wisata yang menjadi bagian dari konsep acara. Semoga semakin banyak masyarakat dari berbagai daerah di Indonesia, hingga internasional yang tertarik," ucapnya.

Ketua KAHGAMA, Paripurna P. Sugarda menilai, Jogja Run’nShine telah menjadi ruang kolaborasi berbagai elemen yang memiliki kepedulian terhadap perkembangan Yogyakarta.

Keterlibatan KAHGAMA sendiri menjadi bagian dari semangat dengan membawa kontribusi alumni Hukum UGM melalui kegiatan yang memberikan nilai positif bagi masyarakat dan Yogyakarta.

“Kolaborasi lintas elemen melalui Sinergi 5K menjadi cerminan bagaimana berbagai pihak dapat mengambil peranan. Kami ingin kontribusi alumni Hukum UGM tidak hanya hadir melalui ruang akademik dan profesional, tetapi juga melalui kegiatan yang sehat, kreatif, dan mampu memperkuat kebersamaan serta rasa cinta terhadap Yogyakarta,” ujar Paripurna.

Sementara itu, Head of Program Experience GIK UGM, Gilang W. April menjelaskan, konsep sporty & artsy menjadi salah satu kekuatan yang kembali dihadirkan dalam Jogja Run’nShine 2026.

"Keseimbangan antara aktivitas olah raga dan olah rasa diterjemahkan melalui rangkaian program yang semakin beragam, mulai dari Morning Music Concert dengan penampilan Barasuara, Culinary Expo, dan Active Lifestyle Expo yang menjadi salah satu pembeda dari tahun sebelumnya," ujarnya.

Untuk mengikuti Jogja Run’nShine 2026, peserta dapat memilih kategori 5K dengan tiket seharga Rp250.000 atau 10K seharga Rp290.000.

Pendaftaran telah dibuka sejak Juni 2026 melalui situs resmi Jogja Run’nShine dan platform TIAS.

Setiap tiket sudah termasuk running jersey, BIB (nomor pelari), goodie bag, medali finisher, dan akses ke konser.

Untuk informasi lebih lanjut, peserta dapat mengunjungi akun resmi Jogja Run’nShine 2026 di instagram @jogja_runnshine.***