POJOKSATU.id— Para pecinta olahraga sepeda brand asal Indonesia, Polygon Bikes, resmi meluncurkan sepeda MTB cross-country (MTB-XC) terbaru yang berhasil membawa atlet-atlet terbaik Asia menjuarai kejuaraan di tingkat dunia.
Sepeda ini, menjadi simbol evolusi dari seri Syncline sebelumnya, yang lebih adaptif terhadap medan modern, lebih efisien, dan tetap mempertahankan DNA kecepatan khas Polygon yang sudah menaklukkan kejuaraan dunia.
Dari proses uji coba di berbagai lintasan kompetitif, Polygon menggandeng dua atlet Asia berprestasi ditingkat internasional yaitu Sayu Bella Sukma Dewi, atlet kelahiran Bali dan Riyadh Hakim, atlet berkebangsaan Singapura.
Baca Juga: Dua Perenang Muda Banten Bersinar di Popnas XVII 2025, Michelle Suryadi Raih Emas Gaya Kupu-Kupu
"Saya semakin melihat trek XC semakin teknikal dan sulit. Sehingga, semakin yakin juga product development sudah melihat kebutuhan itu hingga mengembangkan sepeda XC dengan fitur dual suspension,” kata Veronica Vivin, Brand Marketing Polygon Bikes dalam keterangannya, Minggu (9/11/2025).
“Tentunya selama proses pengembangan itu kami uji coba bersama atlet-atlet yang sudah menaklukkan kejuaraan dunia," katanya lagi.
Sepeda ini bekerja bersama para pembalap profesional lintas Asia untuk mengembangkan sepeda yang mampu menjawab tuntutan medan balap modern.
Baca Juga: Sejarah Balap Indonesia: Empat Pebalap Binaan Astra Honda Siap Melesat di GP Misano
Dari proses uji coba, kata dia, di berbagai lintasan kompetitif, Polygon menggandeng dua atlet Asia berprestasi ditingkat internasional yaitu Sayu Bella, atlet kelahiran Bali dan Riyadh Hakim, atlet berkebangsaan Singapura.
"Keduanya turut memberikan masukan langsung terhadap geometri dan teknologi suspensi untuk menghasilkan formula terbaik dalam menguasai medan teknikal. Prototipenya juga telah diuji coba langsung pada lintasan, baik saat latihan maupun kejuaraan internasional," ujarnya.
Selain itu, kata Chief of Product Development, Zendy Meidyawan Renan mengakatakn, Polygon Syncline DR adalah senjata atlet-atlet terbaik Asia dengan Fitur andalannya mampu menghadapi rintangan XC yang kian menantang, namun kayuhan tetap terasa ringan dan tenaga tidak terbuang sia-sia.
"Syncline DR kami kembangkan bersama para pembalap yang mengenal race itu seperti apa. Mulai dari geometri, teknologi, hingga efisiensi saat mengayuh adalah hasil dari feedback langsung setelah digunakan di medan balap," ujarnya.***

