POJOKSATU.Id - Insiden tragis kematian pembalap MotoGP telah menarik perhatian publik selama beberapa tahun terakhir. Salah satu yang paling heboh adalah saat tragedi MotoGP di Sirkuit Sepang Malaysia, pada 23 Oktober 2011 yang menimpa Marco Simoncelli.

Tragedi MotoGP saat itu, Marco Simoncelli mengalami kecelakaan mematikan di lap kedua ketika berada di posisi ke empat. Motornya kehilangan traksi saat melintasi tikungan 11 Sirkuit Sepang Malaysia, menyebabkan tubuhnya tergelincir.

Sayangnya, Marco Simoncelli jatuh tepat di depan motor yang dikendarai oleh Edwards dan Rossi, yang saat itu sedang melaju dengan kecepatan tinggi di jalur Sirkuit Sepang Malaysia.

Baca Juga: Mengenang Tragedi MotoGP, Jatuh di Sepang Malaysia, Valentino Rossi Sangat Terpukul Kematian Marco Simoncelli

Tragedi MotoGP di jalur Sirkuit Sepang Malaysia itu menyakitkan dan memilukan. Tubuh Marco Simoncelli terhantam oleh motor dan helmnya terlepas dari kepalanya. Setelah kejadian, Simoncelli kehilangan kesadaran dan akhirnya dinyatakan meninggal dunia.

Pojoksatu kali ini telah mengumpulkan tiga kasus tragedi MotoGP yang mengakibatkan pembalap meninggal dunia dan sempat mencuri perhatian publik, salah satunya dari Indonesia. Berikut beberapa diantaranya.

1. Daijiro Kato



Awal kisah tragedi MotoGP ini bermula dengan kepergian tragis pembalap legendaris Jepang, Daijiro Kato, yang merenggut nyawa di pentas MotoGP.

Kejadian tragedi MotoGP tersebut memilukan karena terjadi saat nama Daijiro Kato sedang bersinar di dunia MotoGP. Pada lomba perdana musim 2003 di Sirkuit Suzuka, Jepang, pada 6 April 2003.

Daijiro Kato kehilangan kendali di sektor chicane Casio Triangle, menabrak dinding pembatas sirkuit dengan kecepatan mencapai 200 km/jam, dan mengakibatkan ia tewas dan langsung kehilangan nyawa.

Baca Juga: Mengenang Tragedi MotoGP, Jatuh di Sepang Malaysia, Valentino Rossi Sangat Terpukul Kematian Marco Simoncelli

2. Haruki Noguchi



Dalam dunia balap motor, kabar duka kembali menyelimuti. Haruki Noguchi, pembalap berbakat asal Jepang, harus mengakhiri perjalanan hidupnya setelah mengalami kecelakaan tragis di Sirkuit Mandalika, Lombok.

Saat berlaga dalam Race 2 kelas Asia Superbike 1000 di ajang Asia Road Racing Championship (ARRC) 2023, Haruki Noguchi mengalami tragedi MotoGP yang mengakibatkan cedera serius.

Meskipun telah berjuang keras di rumah sakit, cedera yang diderita Haruki Noguchi terlalu parah, dan akhirnya ia tidak tertolong.

3. Luis Salom



Pada sesi latihan bebas kelas Moto2 di Sirkuit Katalunya, Barcelona, pada 3 Juni 2016, tragedi mengerikan menghantam dunia MotoGP karena membuat pembalap Luis Salom tewas.

Dalam 25 menit tersisa pada sesi latihan bebas kedua, Luis Salom mengalami kecelakaan mematikan di Tikungan 13.

Meskipun momen tragedi MotoGP ini tidak terdokumentasi oleh kamera MotoGP, kamera keamanan di Tikungan 13 merekam detik-detik menakutkan ketika motor Luis Salom menghantam keras air fence.

Atau alat pelindung udara sebelum dinding pembatas sirkuit dan kemudian membalikkan tubuh Luis Salom hingga ia kehilangan nyawanya.

Baca Juga: Jadwal MotoGP 2023 Mandalika, Pembalap Konvoi, Membersihkan Pantai dan Tanam Terumbu Karang Sebelum Balapan

4. Afridza Munandar



Dunia balap motor kehilangan satu lagi bakat muda yang berharga. Afridza Munandar, pembalap berusia 20 tahun asal Indonesia.

Pembalap penuh harapan itni tewas dalam tragedi MotoGP yang menyedihkan. Seperti juga Marco Simoncelli, tragedi ini terjadi di Sirkuit Sepang Malaysia, saat berkompetisi di Asia Talent Cup 2019.

Kepergian Afridza Munandar yang tragis terjadi setelah mengalami kecelakaan mematikan di tikungan 10 pada lap pertama balapan kedua Asia Talent Cup 2019 pada Sabtu, 2 November 2019.

Meskipun diterbangkan ke rumah sakit di Kuala Lumpur, nyawa Afridza Munandar tak bisa diselamatkan.***