POJOKSATU.ID - Bulan Ramadan selalu membawa suasana berbeda di wilayah Dramaga, Kabupaten Bogor.

Menjelang waktu berbuka puasa, sejumlah ruas jalan berubah menjadi pusat kuliner dadakan yang dipenuhi pedagang kaki lima dan masyarakat yang berburu takjil maupun makanan berat.

Selain menjadi tradisi tahunan, berburu kuliner kaki lima saat Ramadan juga menjadi cara sederhana masyarakat untuk mendukung pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) lokal agar tetap bertahan dan berkembang.

Di kawasan Dramaga, pilihan makanan untuk berbuka puasa sangat beragam.

Baca Juga: Bukan Sekadar Kartu! Yuk, Aktivasi KTA Pramuka Kamu di Aplikasi AyoPramuka Kwarnas Sekarang

Mulai dari jajanan tradisional, makanan berat khas nusantara, hingga minuman segar yang cocok menghilangkan dahaga setelah seharian berpuasa.

Berikut rekomendasi makanan kaki lima di wilayah Dramaga yang bisa menjadi pilihan berbuka puasa sekaligus membantu menggerakkan ekonomi UMKM lokal.

1. Aneka Gorengan Hangat Favorit Warga

Gorengan menjadi menu wajib saat berbuka puasa.

Di sepanjang Jalan Raya Dramaga hingga area sekitar kampus IPB, pedagang gorengan mudah ditemukan menjelang sore hari.

Baca Juga: Ternyata Ini Jawaban Menkeu Purbaya Terkait Terdapat THR ASN yang Belum Masuk Rekening!

Pilihan yang tersedia biasanya meliputi bakwan, tahu isi, tempe goreng, risoles, hingga pisang goreng.

Aroma gorengan yang baru diangkat dari wajan selalu berhasil menarik perhatian pembeli.

Harga yang terjangkau membuat gorengan tetap menjadi primadona masyarakat dari berbagai kalangan.

2. Kolak dan Es Campur Pelepas Dahaga

Takjil manis seperti kolak pisang, kolak ubi, hingga es campur menjadi incaran utama saat waktu berbuka semakin dekat.

Pedagang kaki lima di Dramaga biasanya mulai ramai sejak pukul 16.30 WIB.

Kuah santan yang manis berpadu dengan gula aren menciptakan rasa hangat yang cocok untuk mengembalikan energi setelah berpuasa.

Minuman segar seperti es buah dan es timun serut juga menjadi pilihan favorit mahasiswa dan warga sekitar.

Baca Juga: Warga Bogor Harap Waspada! Tiket Mudik Gratis 2026 Palsu Mulai Beredar, Catut Nama Dishub

3. Sate Ayam dan Sate Taichan Pinggir Jalan

Bagi yang ingin langsung menyantap makanan berat, sate ayam menjadi pilihan praktis.

Banyak pedagang sate kaki lima di Dramaga yang mulai membuka lapak sejak sore hingga malam hari.

Aroma bakaran sate yang khas sering menjadi daya tarik tersendiri bagi pengunjung yang sedang ngabuburit.

Harga per porsi relatif ramah di kantong, sehingga cocok untuk mahasiswa maupun keluarga.

Baca Juga: Kapan Festival Ogoh-Ogoh Bali 2026 Digelar? Ini Jadwal Lengkap Sebelum Nyepi

4. Seblak dan Mie Pedas yang Selalu Ramai

Kuliner pedas seperti seblak dan mie pedas juga menjadi favorit generasi muda.

Lapak-lapak kecil di sekitar Dramaga sering dipadati pembeli menjelang berbuka.

Sensasi pedas gurih dipercaya mampu meningkatkan selera makan setelah seharian menahan lapar.

Pedagang biasanya menyediakan berbagai topping seperti bakso, sosis, ceker, hingga dumpling.

5. Nasi Bakar dan Nasi Kuning Bungkus UMKM Lokal

Pilihan makanan berat lainnya yang banyak dicari adalah nasi bakar dan nasi kuning bungkus daun pisang.

Menu ini praktis dibawa pulang untuk berbuka bersama keluarga di rumah.

Selain rasanya lezat, harga yang ekonomis membuat makanan ini menjadi solusi berbuka yang hemat namun tetap mengenyangkan.

6. Martabak Mini dan Kue Tradisional

Bagi pecinta makanan manis, martabak mini dan jajanan pasar seperti klepon, putu ayu, serta dadar gulung banyak dijual oleh pelaku UMKM lokal.

Selain menjaga cita rasa tradisional, keberadaan jajanan ini juga membantu melestarikan kuliner khas Indonesia di tengah tren makanan modern.

Baca Juga: Sejarah Universitas Borneo Tarakan, Kampus Perbatasan Indonesia yang Resmi Menjadi PTN Tahun 2010

Ramadan Jadi Momentum Kebangkitan UMKM

Ramadan menjadi periode penting bagi pedagang kecil karena peningkatan jumlah pembeli cukup signifikan dibanding hari biasa.

Banyak pelaku UMKM mengandalkan momen ini untuk meningkatkan pendapatan sekaligus memperluas pelanggan.

Kehadiran masyarakat yang membeli langsung di lapak kaki lima memberi dampak nyata bagi ekonomi lokal.

Dengan memilih membeli makanan dari pedagang kecil, masyarakat tidak hanya mendapatkan hidangan berbuka yang lezat, tetapi juga ikut membantu roda perekonomian warga sekitar.

Baca Juga: Pemerintah Bangun Sekolah Rakyat di Jabar, Cek Apakah Daerahmu Termasuk?

Tips Aman Berburu Kuliner Kaki Lima Saat Ramadan

Agar pengalaman berbuka puasa tetap nyaman, masyarakat disarankan memperhatikan beberapa hal berikut:

  • Pilih pedagang dengan kebersihan yang terjaga

  • Pastikan makanan masih hangat dan baru dimasak

  • Gunakan pembayaran digital atau uang secukupnya

  • Hindari kerumunan berlebihan saat membeli

Kesadaran menjaga kebersihan dan keamanan makanan penting agar ibadah puasa tetap berjalan lancar.

Dukung UMKM, Hidupkan Ekonomi Lokal

Fenomena kuliner kaki lima di Dramaga menunjukkan bahwa UMKM memiliki peran penting dalam kehidupan masyarakat sehari-hari.

Dukungan sederhana melalui pembelian langsung dapat membantu keberlangsungan usaha kecil sekaligus menjaga keberagaman kuliner lokal.

Ramadan bukan hanya tentang menahan lapar dan dahaga, tetapi juga menjadi momentum berbagi dan saling menguatkan ekonomi sesama warga.

Dengan semakin banyak masyarakat yang memilih kuliner lokal, diharapkan pelaku UMKM di Dramaga dapat terus berkembang bahkan setelah Ramadan berakhir.***