POJOKSATU.id - Menteri Sosial Saifullah Yusuf menegaskan Sekolah Rakyat targetkan karakter dan kemandirian sosial dalam pelatihan di Bandung, Senin 27 Oktober 2025.

"Sekolah Rakyat ini bukan hanya untuk membuat anak-anak bisa sekolah. Kita ingin keluarga mereka berubah. Kalau anaknya lulus, orang tuanya juga lulus, menjadi keluarga yang mandiri, tidak lagi bergantung pada bansos," ujar Gus Ipul.

Kakanwil Kemenag Jabar Dudu Rohman siap bersinergi dengan Kemensos perkuat pendidikan karakter dan keagamaan di Sekolah Rakyat.

Baca Juga: Hak Jawab Thalita Kusuma Sandra Buntut Tuduhan Ani-Ani Hingga Hidup Hedon Pakai Uang KIPK

"Kemenag Jawa Barat siap berkolaborasi dengan Kementerian Sosial dan pemerintah daerah untuk memastikan pendidikan di Sekolah Rakyat tidak hanya mencerdaskan, tetapi juga membentuk akhlak dan spiritualitas peserta didik," ujar Dudu.

Dudu menjelaskan, tahap pertama 13 lokasi Sekolah Rakyat di delapan kabupaten/kota Jabar telah terisi guru PAI.

"Untuk tahap satu, seluruh 13 lokasi Sekolah Rakyat sudah terisi guru agama Islam. Lokasinya antara lain Kota Bekasi, Kabupaten Bandung Barat, Kota Bandung, Kabupaten Bogor, Kabupaten Sukabumi, Kota Cimahi, Kabupaten Sumedang, dan Kota Cirebon," jelasnya.

Baca Juga: Viral Pria Diduga Pengurus Ponpes Tebar Pembalut ke Santriwati, Sebut Hal Tidak Senonoh

Dudu menyebut tahap kedua baru dua dari tujuh lokasi terisi, sedangkan lima lokasi (Kota Bandung, Bekasi, Indramayu, Tasikmalaya, Kuningan) masih kosong.

"Memang masih ada lima lokasi yang belum ada guru agamanya. Kami terus berkoordinasi untuk mengisi kekosongan tersebut," kata Dudu.

Kemenag Jabar, tegas Dudu, akan perkuat sinergi lintas kementerian untuk memastikan pendidikan inklusif yang menumbuhkan akhlak.

Baca Juga: BTC ETH XRP Terus Memimpin Pasar! DL Defi Mining Berinovasi Dengan Model Penambangan Jalur Ganda, Membuka Era Baru Pendapatan Aset Digital

"Pendidikan yang sejati bukan hanya membangun kecerdasan intelektual, tetapi juga menumbuhkan kesadaran moral dan spiritual. Sekolah Rakyat harus menjadi wadah lahirnya generasi cerdas dan berakhlak," pungkasnya.***