POJOKSATU.id Mahkamah Agung (MA) Peduli kembali menggelar kegiatan bakti sosial di sejumlah kota, termasuk Semarang dan Bandung, sebagai bentuk kepedulian terhadap masa depan anak-anak kurang beruntung.

Kegiatan dilakukan usai pengukuhan Guru Besar Kehormatan Prof. Yodi Martono Wahyu Nadi di Universitas Islam Sultan Agung (UNISULA), Semarang.

Salah satu lokasi yang disambangi adalah Panti Asuhan Manarul Mabrur, yang dipenuhi antusiasme anak-anak saat menerima kunjungan. Ketua Kamar Tata Usaha Negara MA, Prof. Yulius, turut hadir dan berbaur langsung bersama anak-anak panti.

“Kegiatan ini dilakukan spontan, bukan program resmi penggalangan dana. Tapi akan terus dilakukan secara periodik, tergantung lokasi dinas,” ujar Prof. Yulius kepada wartawan, Kamis, 17 Juli 2025.

Baca Juga: PT Equityworld Futures Cirebon Gelar Bakti Sosial dan Buka Puasa Bersama di Bulan Ramadhan

Menurutnya, kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian terhadap anak-anak bangsa yang kurang beruntung, tanpa harus menunggu acara formal atau anggaran khusus.

“Enggak harus di sini, bisa juga di Pati atau kota lain. Yang penting niat membantu,” tambahnya.

Selain di Semarang, rombongan Mahkamah Agung Peduli juga menyambangi Panti Asuhan Bayi Sehat di Jalan Purnawarman, Kota Bandung. Dalam kesempatan itu, mereka membawa berbagai kebutuhan anak, mulai dari sembako hingga perlengkapan bayi.

Yulius juga mengajak stafnya untuk ikut serta agar mereka dapat melihat secara langsung realitas sosial di sekitar.

“Saya ajak staf ke sini biar mereka melihat bahwa masih banyak hal-hal yang harus kita perhatikan, jangan hanya memikirkan diri sendiri,” tegas Yulius.

Hakim Agung Yodi Martono Wahyu Nadi menuturkan bahwa kegiatan sosial ini juga merupakan bentuk syukur atas pengukuhannya sebagai Guru Besar Kehormatan UNISULA.

Baca Juga: Milenial KAI Daop 3 Cirebon Gelar Bakti Sosial: Berbagi dan Peduli Lingkungan

“Saya bergabung di sini sekaligus mensyukuri nikmat dengan berbagi kepada yang memerlukan. Alhamdulillah hari ini bisa ikut tim Mahkamah Agung Peduli,” ungkap Yodi.

Rois Bawono, pengasuh Panti Asuhan Manarul Mabrur, menyampaikan apresiasi kepada Mahkamah Agung atas kunjungan dan bantuan yang diberikan.

“Alhamdulillah, saat ini kami menampung sekitar 80 anak dan orang dewasa. Terima kasih kepada Mahkamah Agung yang telah hadir dan peduli dengan kondisi anak-anak kami,” ujar Rois.***