POJOKSATU.ID- Mahasiswi Universitas Brawijaya Malang yang ditemukan tewas bunuh diri usai loncat dari lantai 12 Gedung Fikom Universitas Brawijaya Malang, ternyata sempat tuliskan surat wasiat yang bikin merinding.

Berdasarkan kesaksian sejumlah saksi, korban loncat dari lantai tertinggi gedung Filkom UB yakni lantai 12, kemudian jatuh di balkon lantai 4.

Peristiwa itu terjadi pada Kamis (14/12) sekitar pukul 10.35 WIB, dimana saat itu kampus Universitas Brawijaya tengah mengadakan ujian akhir semester.

Baca Juga: Berikut Ini Daftar Caleg DPRD Kabupaten Bandung Barat 2024 dari Partai Demokrat

Jenazah kemudian dievakuasi ke Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) Malang untuk keperluan identifikasi sekitar pukul 13.15 WIB.

Sementara itu, sebuah surat yang diduga ditulis oleh korban diunggah di media sosial X alias Twitter akun @Muhamma94317093.

Dalam surat tersebut, korban diduga sedang mengalami tekanan.

Baca Juga: Fadjroel Rachman Dituding Buzzer Provokatif Pilpres 2024, Kerap Nyinyirin Prabowo- Gibran, Netizen : Sekelas Dubes, Masih Aja

"Surat yang ditulis korban, ditemukan oleh temannya. Saya dapat surat ini dari teman saya yang kebetulan mahasiswa Universitas Brawijaya juga," tulis keterangan dalam akun tersebut.

Dilansir dari Jawa Pos, berikut beberapa penggalan kalimat dalam isi surat yang diduga ditulis korban:

Baca Juga: Simak Nama-nama Caleg DPRD Kabupaten Purwakarta Partai Gelora, Jangan Sampai Salah!

Mulai muncul pikiran-pikiran aneh

"Kerjain yang ini dulu woi baru yang itu."

"Aelah, ngerjain gituan aja lama banget."

"Liat noh lu dicari ama temen lu."

"Dasar beban kelompok."

"Lu becus kuliah nggak sih?"

"Udah daripada buang-buang waktu, DO aja."

"Kenapa lu ngga mati aja sih?"

Meski demikian, unggahan tersebut belum terkonfirmasi.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan dari pihak kampus. ***