POJOKSATU.ID- Tiga orang yang masih satu keluarga ditemukan tewas di Dusun Borobugis, Desa Saptorenggo, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang.
Ketiga korban itu diketahui bernama Wahab Efendi (44). Sedangkan istrinya bernama Sulikhah (40) dan putrinya bernama RY (13) yang masih duduk di kelas 7 SMP. Sehari-hari Wahab berprofesi sebagai guru SD sedangkan istrinya berjualan kue.
Ketua RT 03 RW 10 Dusun Borobugis, Iswahyudi mengatakan, korban Wahab merupakan guru sekolah dasar.
Baca Juga: Balapan Liar di Jalan Raya, Sembilan Remaja Bawa Senjata Tajam di Bandung Diciduk Polisi
"Totalnya tiga, anak tinggal satu yang hidup. Tidurnya kan berempat, satunya disuruh keluar. Anak kembar ini, bapaknya guru sd," kata Iswahyudi, Selasa (12/12/2023).
Ia menambahkan, satu keluarga ini tinggal ngontrak. Sehari-hari kadang mengajar les anak-anak.
"Sudah tujuh tahun, mulai anaknya kecil sampai sekolah smp. Aman tidak ada masalah. Anaknya minta tolong tetangga disuruh ayahnya tapi rumah dikunci," pungkasnya.
"untuk kondisi Istrinya bersama anaknya RY ditemukan dalam kondisi tidur telentang di atas kasur dengan mulut berbusa, anaknya juga membiru bagian mulutnya," terang Ketua RT setempat Iswahyudi, Selasa (12/12/2023).
Baca Juga: Nama-nama 88 Caleg Partai Ummat Dapil Jabar DPR RI Pada Pemilu 2024
Iswahyudi tak mengetahui secara pasti apakah Sulikhah dan putrinya tewas bunuh diri akibat menenggak racun atau karena sebab lainnya.
"Ada gelas di dalam kamar, selain pisau yang diduga digunakan untuk menyayat pergelangan tangan bagian kiri Wahab. Apakah istri dan anaknya minum racun atau apa? Kami tidak tahu," jelasnya seperti dikutip.
Iswahyudi mengungkapkan bahwa Wahab bersama istrinya telah menempati rumah kontrakan itu selama hampir 7 tahun. Keduanya dikaruniai putri kembar.
"Punya anak dua, perempuan kembar. Wahab kerjanya guru SD. Kalau istrinya ibu rumah tangga serta jualan kue. Sudah 7 tahun ngontrak di situ," katanya.
Baca Juga: Amankan Debat Perdana Capres 2024, 2000 Personel Gabungan Dikerahkan di KPU dan Sekitarnya
Kematian tragis satu keluarga ini, kata Iswahyudi, cukup mengejutkan. Sebab, keluarga Wahab tidak pernah terlihat memiliki masalah.
"Selama ini baik-baik saja, tidak ada masalah. Makanya semua terkejut, tahu-tahu ditemukan meninggal seperti itu," pungkasnya.
Kasus dugaan bunuh diri satu keluarga ini tengah diselidiki oleh polisi. Petugas dari Tim Identifikasi Sat Reskrim Polres Malang sudah melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) setelah menerima laporan adanya kejadian tersebut. ***

