POJOKSATU.ID- Partai Persatuan Pembangunan (PPP) menyatakan mendukung janji kampanye calon presiden nomor urut 3 Ganjar Pranowo yang ingin mensejahterakan guru.

Ganjar-Mahfud berjanji jika terpilih menjadi orang nomor satu di Indonesia akan menaikkan gaji guru sampai Rp30 juta perbulanya.

Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) DPP PPP, Sandiaga Uno mengatakan, kesejahteraan guru sudah seharusnya dilakukan oleh negara, mengigat guru mempunyai peran penting dalam mengembangkan anak bangsa.

Baca Juga: Atiqah Hasiholan Ajak Warga Sumut Saksikan Film 'Tulang Belulang Tulang', Berkisah Tentang Keluarga dengan Latar Belakang Indahnya Danau Toba

“Gaji guru naik hingga 30 juta! PPP all out mendukung program Ganjar-Mahfud,” kata Sandi melalui akun media sosial X, Senin (27/11/2023).

Menurut Menteri Ekonomi Kreatif dan Parawisata itu peran guru dalam pembangunan nasional dan peningkatan kualitas pendidikan Indonesia sangat dalam.

Untuk itu, lanjut mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta itu, mereka patut mendapat apresiasi lebih dari negara.

“InsyaAllah, program ini menjadi langkah menuju kesejahteraan guru, yang akan membawa berkah bagi penerus bangsa dan mewujudkan Indonesia sejahtera dan mewujudkan Indonesia unggul,” tutur Sandi.

Baca Juga: Baraya Sukabumi Siap Menangkan Ganjar-Mahfud di Pilpres 2024

Sebelumnya, Ganjar Pranowo berjanji akan menaikkan gaji guru hingga Rp30 juta. Kenaikan tersebut, adalah bagian dari salah satu cara menghormati profesi tenaga pendidik.

Ganjar mengatakan, kenaikan gaji tersebut akan dilakukan secara bertahap. Terlebih, peran guru akan sangat penting di saat Indonesia mendapatkan bonus demografi.

"Karena satu mendapat bonus demografi, itu yang harus kita kelola dengan baik untuk investasi pendidikan harus besar di sana," beberapa waktu lalu.

Baca Juga: Hisnu Perkokoh Jaringan Akar Rumput di Sumsel, Target Menang 65 Persen Untuk Ganjar-Mahfud pada Pemilu 2024

"Pendidikan yang bagus di samping ifrastruktur, gurunya juga harus bagus. Gurunya juga mesti diperhatikan," sambungnya.

Tak hanya itu, Ganjar juga mengaku prihatin dengan realita yang terjadi. Sebab, banyak dari lulusan terbaik dari perguruan tinggi, enggan memilih Guru sebagai pekerjaannya.

Oleh sebab itu, kata Ganjar, menaikkan gaji guru adalah salah satu upaya mengejar ketertinggalan Indonesia dengan negara maju. Serta, merubah profesi guru menjadi sebuah pekerjaan yang bergengsi.

Baca Juga: Chindo Trending, MasterChef Indonesia Dituding Tidak Fair Tentukan Pemenang, Netizen Anggap Kiki Lebih Pantas Juara dari Belinda

"Kalau mereka ya seperti yg saya sampaikan lulusan-lulusan terbaik perguruan tinggi, mau jadi dosen nggak? Mau jadi guru gak? Rasanya hanya sedikit orang," paparnya.

"Namun, kalau pendapatan mereka bagus, menurut saya ini bagian dari cara kita menghormati guru dan profesi ini menjadi bergensi apalagi kita harus mengejar ketertinggalan," pungkasnya. ***