POJOKSATU.id - Motif mertua bunuh menantu hamil 7 bulan di Pasuruan, Jawa Timur, akhirnya terungkap.

Itu setelah mertua sadis berinisial Khoiri (52) itu ditangkap polisi.

Berdasarkan pengakuan kepada penyidik, Khoiri mengaku tak bisa menahan hasrat birahinya.

Baca Juga: Rekor Terlaris, 10 Game yang Memecahkan Angka Penjualan, Ada Favoritmu?

Karena itu mertua ini berniat menyetubuhi menantunya sendiri yang tengah hamil 7 bulan.

Wakapolres Pasuruan, Kompol Hari Aziz menyatakan, peristiwa ini bermula saat pelaku sehabis mandi.

Saat melewati kamar korban, Khoiri melihat menantunya yang berinisial FAH (23) tengah tiduran di kasur.

Baca Juga: Pemblokir Iklan di YouTube Menjadi Pelanggaran Aturan dan Perubahan dalam Platform, Ini Penjelasannya!

"Tersangka saat itu baru selesai mandi melihat korban sedang tiduran di dalam kamar," ungkap Hari kepada wartawan, Kamis 2 November 2023.

Mertua tak tahu diri ini pun mengaku tak bisa menahan birahinya ketika melihat tubuh menantunya itu.

Karena itu K langsung berniat ingin menyetubuhi korban.

Baca Juga: Viral Bocah 10 Tahun Menikah di Madura, Cek Fakta dan Simak Penjelasannya, Jangan Komen Berlebihan

"Kemudian, muncul hasrat dari tersangka untuk melakukan percobaan pemerkosaan," sambungnya.

Kekurangajaran Khoiri ini lantaran anaknya saat itu sedang bekerja dan tidak ada di rumah.

Tanpa pikir panjang, Khoiri langsung mendekap menantunya dan langsung menciuminya.

FAH yang langsung terbangung pun berontak mendapati kelakuan mertuanya itu. Tapi Khoiri terus memaksa.

Baca Juga: Prediksi Skor Coppa Italia 3 November: Sassuolo vs Spezia, Torino vs Frosinone

Bahkan Khoiri yang sudah 'hongat' langsung mencoba memperkosa menantunya sendiri.

Akan tetapi FAH yang tengah mengandung 7 bulan terus berontak dan berteriak.

Saat korban berteriak itulah Khoiri langsung panik.

Baca Juga: Kesaksian Korban Semobil Imam Masykur Ungkap Sadisnya Praka Riswandi Manik Cs yang Selama Ini tak Terungkap

Secara spontan, Khoiri mengambil pisau dan menggorok leher menantunya sendiri.

Setelah menggorok korban dengan menggunakan pisau, Khoiri sempat kabur dan bersembunyi ke rumah tetangga.

Kematian FAH itu baru diketahui setelah suaminya atau anak pelaku pulang ke rumah sehabis kerja.

Baca Juga: Janji Para Cawapres Soal Dana Abadi Pesantren, Kemenag Skakmat, Katanya Gini

Usai kejadian, warga yang berdatangan awalnya tak berani menangkap Khoiri.

Warga takut Khoiri masih membawa pisau.

Baca Juga: Keluar dari BNN Tak Langsung Pulang ke Rumah, Ini Alasan Raffi Ahmad Memilih Datangi Kediaman Camelia Malik

Apalagi rumah tetangga yang dijadikan tempat Khoiri bersembunyi terdapat berbagai senjata yang bisa digunakan sebagai senjata.

Tapi akhirnya Khoiri sudah diamankan petugas. Dia langsung digiring ke mapolsek Purwodadi.

Peristiwa sadis dan berdarah itu sendiri terjadi di Dusun Blimbing, Desa Parerejo, Kecamatan Purwodadi, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur.

Baca Juga: Resmi, Panji Gumilang Tersangka TPPU, Kini Kasusnya Dobel

K akhirnya bisa ditangkap polisi setelah warga mengetahui kematian FAH.***