POJOKSATU.Id - Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) segera merespons kasus tragis perundungan di Sekolah Dasar Tambun Selatan, Bekasi, Jawa Barat.
Seorang siswa Sekolah Dasar berusia 12 tahun, F, diduga menjadi korban bully oleh teman-temannya, mengakibatkan cedera serius dan infeksi pada kakinya.
Perwakilan Kementerian PPPA, Nahar, mengonfirmasi kunjungan tim mereka ke rumah sakit tempat F dirawat.
Baca Juga: Pelaku Tindak Bullying Mahasiswi di UIN Jambi Minta Maaf, Pihak Kampus Beri Penjelasan
"Tim kami telah mengunjungi anak korban yang kakinya harus diamputasi. Kami juga bertemu dengan orang tuanya di rumah sakit," kata Nahar.
Kasus ini sedang diselidiki oleh pihak kepolisian, dengan pemeriksaan terhadap korban, ibu korban, pelaku, dan orang tua pelaku.
Baca Juga: 5 Film tentang Bullying yang Menyebalkan, Namun Penuh Pembelajaran
Situasi semakin memburuk saat kondisi kaki F didiagnosis sebagai kanker tulang, memaksa dokter untuk melakukan amputasi pada kaki kirinya.
Saat ini, korban perundungan berinisial F sedang menjalani perawatan intensif di rumah sakit khusus kanker.***
