POJOKSATU.id - Walikota Depok, Mohammad Idris meresmikan Gereja Banua Niha Keriso Protestan (BNKP) Jemaat Depok resort 45 yang berlokasi dijalan Flamboyan, Pancoran Mas, Depok Jawa, Pada Minggu (08/10/20023) untuk menampung 1.348 jiwa Jemaat di Depok.

Gereja Banua Niha Keriso Protestan (BNKP) diresmikan oleh Wali Kota Depok Mohammad Idris bersama Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia Dan Budaya Republik Indonesia (Menko PMK RI) Muhadjir Effendy dan Mentri Hukum dan Hak Asasi Manusi Republik Indonesi (Menkumham RI) Yasonna H. Laoly.

Baca Juga: Gudang Tempat Penyimpanan Kabel di Cimanggis Depok Hangus Terbakar

Wali Kota Depok, Mohammad Idris kembali menegaskan, bahwa keberadaan tokoh agama mempunyai peran yang penting dalam tatanan kehidupan berbangsa dan bernegara.

Selain itu, menurut dia para pemuka juga merupakan ujung tombak pemerintah dalam mendukung program pembangunan yang tidak hanya urusan ritual, tetapi juga urusan sosial.

"Sebab itu, memang (tokoh agama) mengedukasi, membina, menenangkan.

Ya masyarakat membutuhkan peran-peran para pendeta, peran-peran para pemangku agama.

Baca Juga: Korupsi Dana Samisade, Mantan Kepala Desa Tonjong Kabupaten Bogor Ditangkap Krimsus Polres Metro Depok

Terima kasih sudah membantu kami," katanya saat meresmikan Gereja Banua Niha Keriso Protestan (BNKP) Jemaat Depok Resort 45 belum lama ini.

Wali Kota Depok, Mohammad Idris mengatakan, Gereja ini dibangun selama kurang lebih 14 tahun, dengan bangunan tiga lantai yang sangat megah.

"Kami ucapkan terima kasih pendeta dan jemaat Gereja BNKP yang selama ini begitu sabar menunggu perjuangan munculnya gedung yang megah ini,

merupakan kasih Tuhan Yang Maha Kuasa yang patut kita syukuri, selama kurang lebih 14 tahun pembangunan ini," kata Idris dalam sambutannya di acara peresmian Gereja tersebut.

Baca Juga: Modus Menjadi Petugas PLN di Depok, 2 Pelaku Gasak Handphone dan Uang

Menurut Walikota Depok, suatu peradaban dunia yang megah dan maju serta dirahmati Tuhan tentunya membutuhkan sebuah perjuangan.

"Inilah bukti perjuangan yang dinanti teman-teman dari BNKP, rasa panas dan gerah akhirnya ketika dibuka pintu Gereja ini begitu dingin dan sejuk suasana dunia ini, yang kita harapkan," ucapnya.

"Tentunya juga dapat menampung dalam suasana keagamaan bersama 1.348 jiwa dari jemaat BNKP," ujar Idris.

Dalam kesempatan itu, Mohammad Idris menandatangani prasasti peresmian Gereja. Penandatangan itu dilakukan bersama Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Republik Indonesia (Menko PMK RI), Muhadjir Effendy dan Mentri Hukum dan Hak Asasi Manusi Republik Indonesi (Menkimham RI) Yasonna H. Laoly.***