POJOKSATU.id- Menggantikan posisi Johnny G Plate yang terjerat kasus dugaan korupsi proyek pengadaan BTS 4G, ketua Umum (Ketum) relawan Pro Joko Widodo (Projo) Budi Arie Setiadi dilantik jadi Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) di Istana Negara, Jakarta, Senin (17/7) besok. Budi Arie

Diketahui, Budi Arie juga menjabat sebagai ketua umum relawan Pro Jokowi.

Belakangan, Budi Arie sempat bertemu dengan Relawan Prabowo 08 di Kantor DPP Projo, Jakarta.

Baca Juga: DPRD Minta Dirut Baru Perumda Tirta Patriot Kota Bekasi Mampu Dongkrak Peningkatan PAD

Terpilihnya Budi Arie sudah melalui pertimbangan yang cukup matang.

Menanggapi pelantikan Budi Arie, Ketua DPP PDIP Said Abdullah mengaku partainya menghormati keputusan Presiden Joko Widodo (Jokowi). Terlebih, kewenangan menentukan susunan kementerian dan menteri adalah hak prerogatif Presiden Jokowi

"Beliau memasukkan figur profesional, non partai didalam komposisi kabinet, tentu pertimbangan Presiden Jokowi terhadap figur-figur tersebut tidak disibukkan urusan dukung mendukung dalam pemilu, sehingga bisa lebih konsentrasi pada urusan kerja dan tanggungjawab kementeriannya masing-masing," katanya.

Baca Juga: Usai Deklarasi Dukungan, Pena Mas Ganjar Gelar Pembinaan UMKM dan Senam Sehat di Solo

Menelisik harta kekayaan Budi Arie

Pada laman resmi elhkpn.kpk.go.id, Budi Arie memiliki total harta kekayaan senilai Rp 101.018.800.000 atau Rp 101 miliar. Harta Budi terbanyak yakni berupa tanah dan bangunan sebanyak 11 unit.
 
Harta tidak bergerak milik Wakil Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Wamendes PDTT) itu tersebar di wilayah Kota Tangerang, Jakarta Utara, Jakarta Pusat, Bekasi dan Padang. Total aset berupa tanah dan bangunan milik Budi berjumlah Rp 62.746.800.000.

Baca Juga: Kaget Rossa Dihujat, Rubsen Onsu Sebut Pelantun 'Tegar' Itu Banyak Membantu Bentrand Peto saat Konser
 
Budi juga tercatat memiliki harta berupa alat transportasi di antaranya mobil Honda HRV tahun 2019 dan tahun 2016, serta mobil VW Sciroco tahun 2014. Aset bergerak milik Budi itu sejumlah Rp 869.000.000.
 
Budi Arie juga tercatat memiliki harta bergerak lainnya senilai Rp 2.300.000.000, surat berharga Rp 24.500.000.000, serta kas dan setara kas sejumlah Rp 10.603.000.000. Sehingga total harta milik Budi Arie seluruhnya berjumlah Rp 101.018.800.000.

Profil Budi Arie

Budi Arie merupakan pria kelahiran Jakarta, 20 April 1969. Budi Arie lebih dikenal sebagai pendiri dan Ketua Umum Projo, organisasi relawan darat pendukung Presiden Joko Widodo.

Baca Juga: Nestapa Hari Pertama Masuk Sekolah di SDN Lengkong Karya, Wali Murid Kaget Pagar Sekolah Ditembok Pemilik
 
Budi Arie pernah menjadi Kepala Balitbang PDI Perjuangan DKI Jakarta periode 2005-2010 dan juga Wakil Ketua DPD PDI Perjuangan DKI Jakarta. Budi kemudian mendirikan Projo sejak Agustus 2013.
 
Budi Arie juga dikenal aktif di gerakan mahasiswa kala itu. Budi pernah menjadi Ketua Badan Perwakilan Mahasiswa (BPM ) FISIP UI 1994 dan juga Presidium Senat Mahasiswa UI (1994/1995).
 
Budi juga pernah mendirikan dan membina Forum Studi Mahasiswa (FSM) UI dan juga Kelompok Pembela Mahasiswa (KPM ) UI. Ia juga aktif di bidang pers kemahasiswaan dengan menjadi Redpel Majalah Suara Mahasiswa UI pada tahun 1993-1994. (***)