POJOKSATU.id, BANDUNG - Yosep ayah dari Amel dan suami dari Tuti selaku korban pembunuhan di Jalan Cagak, Subang, 18 Agustus 2021 silam akan menggelar jumpa pers terkait perkembangan kasus pembunuhan ibu dan anak di Subang.

Kuasa Hukum Yosep, Rohman Hidayat menjelaskan bahwa kliennya akan menjelaskan perkembangan terbaru kasus pembunuhan ibu dan anak di Subang yang sampai menjelang dua tahun belum terungkap.

"Nanti akan kita jelaskan perkembangan terbaru dari penyelidikan polisi, dan juga dari sisi keluarga menjelang dua tahun kasus ini, " jelas Rohman Hidayat, Sabtu 15 Juli 2023.

Baca Juga: Tinjau Korban Banjir di Padang, Wali Kota Hendri Septa Sebut Pasang Air Laut Sumbang Terjadinya Banjir

Rohman berharap, Polisi bisa mengungkap kasus ini secara jelas sesuai fakta penyelidikan.

"Kami berharap polisi mengungkap cepat, siapa pelaku, motifnya apa agar membuat tenang pihak keluarga, " jelasnya.

Sebelumnya diberitakan, viral di media sosial tiktok, Teka teki kasus pembunuhan ibu dan anak di Subang tepatnya di jalan cagak, pada tanggal 18 Agustus 2021 lalu belum juga terungkap hingga saat ini, menjelang bulan Agustus 2023.

Baca Juga: Relawan Sandi Uno Bantu Pemasaran Produk UMKM Tangerang di Festival HANI

Belum lama ini beredar di media sosial tiktok melalui akun @adityaseptyann, percakapan suara seorang perempuan yang tengah menyembuhkan pasiennya, tiba tiba dimasuki arwah Amel, selaku korban pembunuhan di Subang Agustus 2021 silam.

Amel menjelaskan bahwa pelaku pembunuhannya adalah orang dekatnya.

Dalam video yang menampilkan suara dari perempuan yang tengah mengobati pasien yang diduga tengah mengalami kerasukan, namun  dimasuki arwah Amel.

Baca Juga: Babinsa Karawang Berhasil Tangkap Penjual Obat Terlarang Tramadol dan Eksimer

Terlepas benar atau tidak apa yang diposting oleh akun tiktok @adityaseptyann, belum bisa dipastikan.

Kasus pembunuhan terhadap Tuti Suhartini dan Amalia Mustika Ratu,terjadi pada Agustus 2021.

Ibu dan anak tersebut, ditemukan tewas pada bagasi mobil Toyota Alphard pada halaman rumah mereka di Ciseuti, Jalancagak, Subang, 18 Agustus 2021.

Baca Juga: Dugaan Korban Kejahatan, Polisi Dalami Motif Warga Ciamis yang Ditemukan Tewas Gantung Diri di JPO Cimindi

Mereka adalah pengurus Yayasan Bina Prestasi Nasional, yang mengelola dua buah sekolah di Serangpanjang, Subang.

Rumah kejadian pembunuhan di Ciseuti Jalancagak, Subang pernah diperbolehkan kembali dimasuki oleh Yosep (suami dan ayah) dan Yoris (anak dan kakak) kedua korban.

Tetapi ada dua mobil yang kini masih disimpan di Polsek Jalancagak, Subang, sebagai barang bukti kasus tersebut.

Baca Juga: Hindari Politik Uang Jelang Pemilu 2024, KPK Luncurkan Kampanye Hajar Serangan Fajar

Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Ibrahim Tompo menjelaskan Polda Jabar terus melakukan penyelidikan, terhadap kasus pembunuhan di Subang tersebut.

"Polda terus melakukan pendalaman, dan melakukan penyelidikan dari pemeriksaan para saksi, " jelasnya, Jumat 14 Juli 2023 kemarin.

Kuasa Hukum Yosep, Rohman Hidayat saat dikonfirmasi perihal video tiktok di akun @adityaseptyann, menjelaskan bahwa video tersebut video lama.

Baca Juga: BMKG Himbau Sejumlah Wilayah di Indonesia Waspada Terhadap Potensi Hujan Lebat

"Setahu saya itu video lama ya, yang diposting kembali dan viral, sejak tahun lalu banyak beredar di medsos ya kebenarannya silahkan dinilai sendiri. Kami tetap memegang teguh kasus ini bisa terungkap oleh penyelidikan yang dilakukan polisi secara profesional, " jelas Rohman, Jumat 14 Juli 2023 kemarin.

Reporter : Arief Pratama