POJOKSATU.id - Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) membuka peluang bergabung dengan PDI-Perjuangan.

Untuk diketahui, PDIP sebelumnya sudah mendeklarasikan Ganjar Pranowo sebagaicalon presiden Pilpres 2024 mendatang.

Sampai saat ini, PDIP masih cukup mesra dengan Partai Amanat Nasional.

Baca Juga: Koar-koar Hujat Bobby Nasution Tembak Mati Begal, Ditantang Survei Tengah Malam Pakai Motor Sendiri Berani?

Sementara PKB selama ini sudah menjalin koalisi dengan Partai Gerindra dengan Koalisi Kebangkitan Indonesia Raya (KKIR).

Ketua Fraksi PKB DPR RI Cucun Ahmad Syamsurijal mengatakan, partainya tidak menutup diri untuk membangun komunikasi politik dengan partai lain.

Kendati sekalipun PKB saat ini sudah membangun KKIR bersama Partai Gerindra.

Baca Juga: Tiga Korban Tenggelam di Danau Kuari Bogor Ditemukan Tewas

"Ya, kalau dikatakan buka potensi semua juga sama kita di KIR," kata Cucu menjawab pertanyaan wartawan apakah PKB berpotensi bergabung PDIP? di Kompleks Senayan, Jakarta, Jumat 14 Juli 2023.

Cucun menjelaskan, saat itu PDIP menyampaikan kerja sama dengan PKB sudah berlangsung selama 10 tahun.

"PDIP menganggap akan lebih baik PKB kembali bekerja sama. Meski PKB sudah ada ikatan kerja sama dengan Gerindra, tapi belum ada 'pernikahan'," ucapnya.

Baca Juga: BWF Murka ke Viktor Axelsen, Usai Ungkap Uang Hadiah Indonesia Open 2023 Belum Ditransfer

Begitu juga sebaliknya, lanjut anak buah Muhaimin Iskandar alias Cak Imin itu, jika PDIP ingin bergabung dengan KIR, termasuk PAN dan Golkar.

Dia mengatakan, PKB dan Gerindra tidak menutup diri jika partai lain ingin bergabung bersama mereka.

"KIR juga membuka peluang potensi Golkar mau masuk, PAN mau masuk, PDIP silakan gitu kan potensi dibuka. Kita juga di sini. Gerindra enggak menutup juga," ucapnya.

Baca Juga: MUI Tak Setuju Jika Al Zaytun Sampai Dibubarkan, Mending Panji Gumilang Saja yang Dipecat Tidak Hormat

Bahkan PKB juga terang-terangan mengajak Partai Golkar untuk ikut bergabung.

"Bahkan mengajak bagaimana partai-partai lain untuk bergabung bareng, termasuk, ya bukan hanya PDIP, saya katakan tadi Golkar sendiri juga membuka peluang itu," tuturnya.

Reporter: Mufit