POJOKSATU.id, BANJARMASIN -- Pencarian korban KM Virgo Transport 8 akan tetap dilanjutkan Tim SAR gabungan hingga ke Kalimantan Tengah (Kalteng) dan Kalimantan Barat (Kalbar).

Kepala Basarnas RI, M Syafii, Sabtu (3/10/2026) malam mengatakan, operasi SAR terhadap korban KM Virgo Transport 8 tetap dilaksanakan.

“Operasi SAR Nasional akan kita arahkan ke Kantor SAR Banjarmasin, Palangka Raya dan Pontianak," ujarnya.

Syafii menyebut pencarian korban akan dilanjutkan secara simultan. Ia menjelaskan operasi pencarian underwater telah dilaksanakan selama 20 hari.

Baca Juga: Kondisi Laut Jawa Tak Berbahaya Saat KM Virgo Transport 8 Terbalik, Muatan Kapal Berlebihan

"Pada hari ke-19, itu sudah tidak ditemukan lagi korban," kata Syafii.

"Operasi ini tidak dihentikan, tidak ditutup. Karena kita menyakini bahwa di dalam kapal masih ada korban-korban yang bisa dievakuasi dan kita serahkan kepada keluarga dalam kondisi terhormat," imbuhnya.

Syafii menjelaskan perluasan operasi pencarian akan dilakukan karena ditemukannya beberapa korban di sekitaran Palangka Raya Kalimantan Tengah, serta ditemukannya perahu karet hingga ke Kalimantan Barat.

Baca Juga: Polisi Tetapkan Empat Tersangka Kecelakaan KM Virgo Transport 8, Terancam 10 Tahun

"Operasi ini kita sesuaikan bahkan bisa dikatakan diperluas. Karena adanya temuan korban sampai Kalimantan Tengah bahkan, ditemukan perahu karet ada di wilayah Kalimantan Barat. Korban juga ada yang masuk ke wilayah dari Kalteng ke wilayah Kalbar," jelas Syafii.

Ia menekankan, operasi SAR tetap terpusat di Banjarmasin. Namun karena personel SAR yang tidak mencukupi untuk dibagikan ke beberapa daerah lain, maka pihaknya mengarahkan kantor SAR di beberapa daerah lain untuk mencari korban.

"Operasi SAR terpusatnya ada di Banjarmasin, tapi kita melibatkan kantor SAR yang ada di wilayah-wilayah tersebut," tegasnya.***