POJOKSATU.id, BANJARMASIN -- Memasuki hari ke-17 pencarian korban KM Virgo Transport 8 yang tenggelam di Laut Jawa, tiga jasad kembali ditemukan di sekitar badan kapal, Selasa (30/9/2026).

Total korban meninggal yang ditemukan sudah 74 orang. Sementara korban hilang yang belum ditemukan sebanyak 61 orang.

Untuk ketiga korban yang ditemukan pada Selasa, sudah dibawa ke RS Bhayangkara Banjarmasin.

Baca Juga: Pencarian Hari ke-12, 5 Lagi Korban Meninggal, Total Sudah 179 Ditemukan Korban KM Virgo Transport 8

Dari 243 daftar manifes, tim SAR gabungan berhasil mengevakuasi 182 korban dengan rincian 108 dalam kondisi selamat dan 74 meninggal dunia. Sementara 61 orang dalam pencarian.

Kepala SAR Banjarmasin I Putu Sudayana menyebutkan bahwa dalam pencarian hari ke 17, sebanyak 74 korban meninggal dunia berhasil dievakuasi tim gabungan.

"Sebanyak 74 meninggal dunia dan 61 dalam pencarian," ujar Putu Sudayana, Selasa malam (29/9/2026).

Ke depannya, pencarian melalui bawah air akan tetap dilaksanakan. Sementara itu, pencarian di atas permukaan air juga akan dilaksanakan di sekitaran perairan Kalimantan Tengah yang berbatasan dengan Kalimantan Barat.

Baca Juga: Tujuh Jenazah KM Virgo Transport 8 Diangkut Lewat Udara dari Kalteng ke Kalsel

Pencarian di atas permukaan air diintensifkan di sekitaran lokasi ditemukannya para korban sebelumnya.

Pencarian akan melibatkan dua kantor SAR dari Palangkaraya dan perahu nelayan serta Pos TNI AL di Kumay.

"Menggunakan rigid inflatable boat (RIB) dan RBB milik kantor SAR Palangka Raya, perahu nelayan, serta dari Pos TNI AL di Kumay," tuturnya.

Adapun pencarian bawah laut tetap menurunkan 63 penyelam gabungan dari Basarnas Spesial Group (BSG) dan TNI AL. Para penyelam ini nantinya akan terbagi menjadi lima sorte pencarian.

"Masing-masing sorte penyelaman dilaksanakan oleh dua tim, jadi masing-masing tim terdiri 4-5 penyelam," ujarnya.

Putu Sudayana berharap pencarian bawah air bisa didukung dengan cuaca yang cerah, gelombang tenang, dan arus laut tidak kencang. Dengan demikian, tim penyelam bisa melaksanakan pencarian di badan kapal lebih maksimal.

"Kami tetap mengutamakan keselamatan dari penyelam," jelasnya.***