POJOKSATU.id, JAKARTA—Massa tak jelas membuat ricuh dan kerusuhan di Jakarta, Kamis malam 27 Agustus 2026. Massa ini membakar 2 motor, 1 pos polisi dan merusak tujuh mobil dump truk.

Kejadian pembakaran dan pengrusakan berlangsung dari malam hingga Jumat dinihari (28/8). Massa yang membuat ricuh ini di luar massa dari Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB).

Massa yang berbuat anarkis ini juga di luar dari aliansi mahasiswa yang ikut demo di Senayan, Kamis.

Baca Juga: Lagi-lagi Pos Polisi Kolong Slipi Dibakar, Massa Cenderung Usia Remaja

Dua motor ditarik ke tengah jalan dan dibakar di sekitar kawasan Pejompongan, Jalan Pejompongan Raya, Tanah Abang, Jakarta Pusat.

Sementara satu unit pos polisi (pos pantau lalu lintas) di wilayah Jakarta Barat yang berada di kolong atau bawah Flyover Slipi (dekat halte Transjakarta Petamburan).

Sementara tujuh mobil dump truk yang dirusak berlokasi di tengah jalan di Ruas Tol Dalam Kota di Slipi.

Baca Juga: La Hua

Akun Instagram @lambeturah memperlihatkan beberapa video dimana salah satunya menunjukkan kondisi tujuh dump truk ini dirusak massa.

Sebelum dirusak ternyata mobil truk ini disebut membawa massa memakai ikat kepala putih dan pentungan bambu.

Sementara Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto menjelaskan situasi di lokasi sempat mengalami peningkatan eskalasi pada Kamis (27/8) sore menjelang malam hari.

Sebagian massa yang datang, bukan lagi yang menyampaikan aspirasi, melainkan pelaku yang melakukan kericuhan dengan mencoba membakar dan mendorong pagar utama gedung DPR/MPR RI.

"Itu adalah ulah kelompok perusuh atau pengganggu kamtibmas," ujar Kombes Budi Hermanto, kepada wartawan, Jumat (28/8/2026).

Budi Hermanto mengatakan aksi penyampaian aspirasi dari AMPB Pati selesai pada sore hari dan telah membubarkan diri setelah mereka bertemu dengan perwakilan DPR.

Namun, sekelompok massa datang melakukan tindakan perusakan dan pembakaran di beberapa titik.***