POJOKSATU.id - Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di sekolah bisa dikemas lebih menarik agar siswa tidak hanya menjadi pendengar saat ceramah.

Ada banyak kegiatan kreatif yang sekaligus mengajarkan nilai keteladanan Rasulullah.

Panitia dapat menggabungkan perlombaan, seni Islami, kegiatan sosial, hingga aktivitas yang mendorong siswa mempraktikkan akhlak terpuji.

Nah, berikut 10 ide kegiatan Maulid Nabi di sekolah yang bisa disesuaikan dengan usia dan minat peserta didik.

Baca Juga: Masih Bisa Tangani Gempa NTT, Pemerintah Belum Butuh Bantuan Luar Negeri

1. Bakti sosial dan berbagi
Kegiatan berbagi dapat menjadi cara sederhana untuk menanamkan kepedulian kepada siswa.

Sekolah bisa mengajak peserta didik mengumpulkan makanan, buku, alat tulis, atau kebutuhan lainnya untuk diberikan kepada masyarakat yang membutuhkan.

Siswa juga dapat dilibatkan sejak proses pengumpulan hingga pengemasan bantuan.

Dengan begitu, mereka belajar tentang berbagi, tanggung jawab, dan gotong royong.

2. Lomba kaligrafi
Bagi siswa yang menyukai seni, lomba kaligrafi bisa menjadi pilihan menarik.

Baca Juga: Baru Kali Ini Negara Buka Donasi untuk Bantuan Gempa NTT Lewat Perayaan Kemerdekaan

Tema dapat berkaitan dengan nama Nabi Muhammad SAW, selawat, hadis, atau pesan mengenai akhlak mulia.

Karya peserta bahkan bisa dipajang di lingkungan sekolah sehingga suasana peringatan Maulid Nabi terasa semakin semarak.

3. Kuis interaktif tentang sirah Nabi
Belajar tentang perjalanan Rasulullah tidak harus selalu melalui ceramah.

Sekolah dapat membuat kuis berupa tebak gambar, pertanyaan cepat, benar atau salah, hingga permainan sambung kata.

Untuk siswa yang lebih besar, kuis bisa dibuat secara beregu dengan sistem poin.

Baca Juga: Rinna Suryanti Kembali Turun ke Warga, Keranda Jenazah hingga Speaker Mushola Jadi Aspirasi

Selain seru, pengetahuan tentang sirah Nabi pun semakin bertambah.

4. Penampilan hadroh dan selawat
Panggung Maulid Nabi dapat diisi dengan penampilan hadroh, pembacaan selawat, atau musik Islami.

Setiap kelas bisa mengirimkan perwakilan untuk tampil.

Kegiatan ini sekaligus melatih keberanian, kekompakan, dan kemampuan bekerja sama.

5. Tantangan satu hari satu akhlak Rasulullah
Kegiatan Maulid Nabi tidak harus selesai dalam satu hari.

Baca Juga: Warga Jabar Kini Bisa Laporkan Rumah Tidak Layak Huni tak Perlu Nunggu Pendataan, Ini Cara dan Tutorialnya

Sekolah dapat membuat tantangan selama beberapa hari dengan mengajak siswa mempraktikkan satu akhlak terpuji setiap harinya.

Misalnya berkata jujur, membantu teman, menghormati guru, menjaga kebersihan, berbagi, dan berani meminta maaf ketika melakukan kesalahan.

Dengan cara ini, keteladanan Rasulullah terasa lebih dekat dengan kehidupan siswa.

6. Lomba kisah atau sirah Nabi
Lomba bercerita tentang kehidupan Nabi Muhammad SAW bisa menjadi sarana belajar sekaligus melatih kemampuan berbicara.

Peserta dapat memilih kisah yang sesuai dengan tingkat usianya.

Baca Juga: Kampung yang Dulu Kumuh Kini Masuk 32 Nominasi ProKlim Lestari 2026, Ada Peran Dosen UGM

Setelah penampilan, guru dapat menjelaskan hikmah dari cerita tersebut agar siswa tidak sekadar menghafal, tetapi memahami nilai yang bisa diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

7. Pameran karya Islami siswa
Sekolah juga dapat menggelar pameran karya bertema Islami.

Karya yang ditampilkan bisa berupa kaligrafi, poster, puisi, komik tentang sirah Nabi, hingga kerajinan tangan.

Setiap kelas dapat membuat karya bersama sehingga semakin banyak siswa yang ikut ambil bagian dalam peringatan Maulid Nabi.

Baca Juga: Kampung yang Dulu Kumuh Kini Masuk 32 Nominasi ProKlim Lestari 2026, Ada Peran Dosen UGM

8. Drama tentang keteladanan Rasulullah
Drama pendek bisa mengangkat sifat Rasulullah seperti kejujuran, amanah, kesabaran, kasih sayang, dan kepedulian terhadap sesama.

Supaya tidak hanya menjadi hiburan, guru dapat memberikan penjelasan mengenai pesan moral setelah pertunjukan.

Siswa pun bisa lebih mudah memahami bagaimana sifat tersebut diterapkan dalam kehidupan mereka.

9. Lomba poster atau infografis Islami
Untuk siswa SMP dan SMA, lomba poster atau infografis dapat menjadi kegiatan yang lebih kekinian.

Baca Juga: Unesa Skors 6 Mahasiswa hingga 3 Semester karena Pelecehan Seksual Verbal

Tema yang bisa digunakan misalnya “Akhlak Rasulullah di Era Digital”, “Meneladani Sifat Rasulullah”, atau “Selawat dan Cinta kepada Nabi”.

Karya terbaik dapat dipajang di sekolah atau dipublikasikan melalui media sosial resmi sekolah.

10. Cerdas cermat tentang Nabi Muhammad SAW
Kalau ingin menghadirkan suasana kompetisi, cerdas cermat bisa menjadi pilihan.

Materinya dapat mencakup kisah kelahiran Nabi, keluarga, perjalanan dakwah, berbagai peristiwa penting dalam sejarah Islam, hingga sifat-sifat terpuji Rasulullah.

Baca Juga: Klise Berita Gagal Jika Ekspor AI API Masih Berlogo

Lomba dapat dibuat dalam beberapa babak, mulai dari penyisihan sampai final.

Tingkat kesulitannya juga bisa disesuaikan dengan jenjang pendidikan peserta.

Maulid Nabi Bukan Sekadar Seremonial
Peringatan Maulid Nabi di sekolah akan terasa lebih bermakna jika kegiatan yang digelar tidak berhenti pada kemeriahan acara.

Melalui lomba, kegiatan sosial, seni, dan berbagai aktivitas kreatif, siswa dapat mengenal keteladanan Rasulullah dengan cara yang lebih dekat dan menyenangkan.

Tujuan terpenting bukan sekadar siapa yang menjadi juara atau seberapa meriah acaranya.

Hal yang lebih indah adalah ketika semangat Maulid Nabi membuat siswa semakin jujur, peduli, santun, dan mau menerapkan akhlak baik dalam keseharian.***