POJOKSATU.id, SURABAYA—Salah satu kru Kapal Motor Penyeberangan (KMP) Mutiara Sentosa 2 asal Pemalang Jawa Tengah, Muhammad Isti Isnu Pratama (18), memberikan kesaksian atas kebakaran yang terjadi.

Kebakaran kapal motor yang terjaid di perairan Sumenep, Jawa Timur, mulai terjadi sejak jam 06.00, Minggu (2/8).

Isti Isnu dirawat di RSI Garam Kalianget Sumenep Jatim sejak Senin (3/8/2026) dini hari. Ia sempat terombang-ambing di laut selama sekitar enam jam sebelum diselamatkan kapal lain.

Baca Juga: KPK Dalami Pengembangan Kasus Korupsi DJKA Medan, Hasil Ekspose Jadi Dasar Langkah Selanjutnya

Isti Isnu mengaku sedang tidur ketika kebakaran terjadi. Lalu dia dibangunkan rekannya yang lain. informasi mengenai kebakaran pertama kali diterimanya sekitar pukul 06.00 WIB.

"Infonya jam 06.00. Mulai ada info kebarakan dari bawah. Di muatan. Itu mobil bawa tinner, terus kena panas dan meledak," katanya.

Usai ledakan tersebut situasi sempat terlihat terkendali. Namun, api kembali muncul dari muatan yang sama sehingga kondisi di atas kapal menjadi kacau.

"Setelah meledak itu, sudah sempat padam. Terus ternyata masih ada lagi yang kebakar. Barang yang sama," jelasnya.

Baca Juga: SAR Belum Tahu Posisi 41 Korban Hilang KMP Mutiara Sentosa 2, di Laut atau di Dalam Kapal

Awak kapal dan penumpang kemudian diminta menyelamatkan diri. Mereka diarahkan menuju bagian depan kapal sambil mengenakan jaket pelampung.

"Habis itu disuruh ke atas, nyelamatin diri lah pakai life jacket. Disuruh ke depan, karena depan itu tempat yang paling aman," urainya.

Sekitar pukul 10.00 WIB, kapal lain mulai mendekati lokasi. Para korban kemudian mendapat instruksi untuk meninggalkan KMP Mutiara Sentosa 2 dan bertahan di laut sambil menunggu pertolongan.

"Sekitar jam 10.00 itu, baru ada kapal di sekitar. Terus ada instruksi itu untuk turun, sampai jam 4 sore, saya terombang-ambing di laut. Setelah itu diselamatkan kapal suci," jelasnya.

Isti mengaku pengalaman tersebut tidak pernah dibayangkannya. Terlebih, ia baru bergabung sebagai kru KMP Mutiara Sentosa II sekitar 10 hari sebelum kebakaran.

Akibat kejadian ini, dia mengaku tidak trauma. Dia juga sudah memberitahukan kondisinya kepada keluarganya di Pemalang Jateng.

Hingga Senin (3/8/2026), proses pencarian dan evakuasi korban masih dilakukan oleh tim SAR gabungan melalui jalur laut dan udara.

Sebanyak lima orang ditemukan tewas dan 229 orang berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat. Sementara 28 orang lagi penumpang KMP Mutiara Sentosa 2 masih belum ditemukan.***