POJOKSATU.id, PANYABUNGAN—Pesawat Wings Air sukses mendarat perdana di Bandara Jenderal Abdul Haris Nasution, Bukit Malintang, Mandailing Natal (Madina), Sabtu siang (1/8) sekira pukul 14.45 WIB.

Untuk keberlanjutan operasional bandara baru ini, Bupati Madina Saipullah Nasution, Ketua DPRD Madina Erwin Efendi Lubis dan Ketua Fraksi PKB DPRD Madina Edi Anwar Nasution mengajak daerah lain di sekitar Madina untuk berkolaborasi.

“Alhamdulillah dengan adanya penerbangan hari ini dari Bandara Kualanamu ke Bandara Abdul Haris Nasution, kita berharap masyarakat mau menerima dan mau bekerjasama untuk memanfaatkan fasilitas yang ada,” ujar Edi Anwar Sabtu (1/8) di lokasi bandara.

Dia juga berharap anggota DPRD dan juga pejabat pemerintah di wilayah Tapanuli Bagian Selatan (Tabagsel) mau memanfaatkan bandara yang sudah ada ini.

Baca Juga: Kapolres Buka Madina Boxing, Mampu Tutup Ruang Peredaran Narkoba

“Insya Allah nanti kita jalin kolaborasi, kerjasama, biar bandara ini bisa berjalan sesuai yang kita harapkan. Kawan-kawan di eksekutif, legislatif, sama-sama kita besarkan bandara ini,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua DPRD Madina Erwin Efendi Lubis menyebutkan, tidak ada alasan untuk tidak mendukung Bandara Abdul Haris Nasution ini.

“Kalau gagal berarti kegagalan kita semua. Kalau berhasil berarti kita saling membutuhkan,” jelasnya saat memberikan sambutan.

Bupati Ucapkan Terima Kasih

Sementara itu Bupati Madina Saipullah Nasution mewakili bupati-bupati di Tabagsel mengucapkan terimakasih kepada Lion Group terutama kepada pemilik Lion Grup Rusdi Kirana.

Baca Juga: TKD Madina Rp280 M Ditahan, Pengamat Minta Pusat Tak Diskriminatif, 2 Pejabat Kemendagri Diam

Bupati juga mengucapkan terima kasih kepada Ketua Komisi VIII DPR RI Marwan Dasopang yang mendukung penuh penerbangan Wings Air di Bandara Abdul Haris Nasution.

“Penerbangan di sini satu Minggu 3 kali. Di Pinangsori 4 kali seminggu. Kami para bupati sepakat untuk mencukupi okupansi penumpang,” katanya.

Dia juga mengingat apa yang disampaikan Rusdi Kirana bahwa Rusdi mau berkorban untuk membuka rute penerbangan ke Bandara Abdul Haris Nasution ini.

“Saya teringat kata-kata Pak Rusdi ‘kalau rugi sikit bolehh lah, tapi jangan dalam kali’,” kata Bupati.

Menurutnya akan lebih efisien berangkat ke Medan dari Madina dengan memakai Wings Air.

“Sekali jalan habis juga Rp1,5 juta hingga Rp 2 juta kalau jalan darat,” ujarnya.

Bupati juga berharap agar bandara ini berjalan seterusnya. Bahkan Bupati ingin agar pesawat berbadan lebar sejenis Lion Air bisa mendarat di Bandara Abdul Haris Nasution, supaya penerbangan bisa langsung ke Jakarta.

Bupati juga menambahkan informasi tambahan agar Wings Air mau membuka rute baru Madina- Padang dan Madina ke Batam Kepulauan Riau.

Sementara itu Ketua Komisi VIII DPR RI, Marwan Dasopang dalam sambutannya menyebutkan bahwa Bupati Mandailing Natal Saifullah Nasution patut diacungi jempol atas kerja kerasnya.

“Siapa saja diterabas agar pesawat Wings Air harus mendarat,” jelasnya.

Marwan juga mengajak agar anggota DPRD dan Bupati atau Walikota di Tabagsel mau memanfaatkan penerbangan dari Bandara Abdul Haris Nasution.


“Ayo Pak Bupati dan anggota DPRD. Ayo kita manfaatkan untuk kepastian bagi Lion Grup,” ujarnya.

Sementara itu CEO Lion Air Grup, Daniel Putut Kuncoro Adi, menyebutkan penerbangan dari Medan ke Mandailing Natal hanya 50 menit.

“Dari Medan ke Panyabungan hanya 50 menit. Tadi ada perubahan arah angin tertunda sedikit mendarat menjadi 1 jam 13 menit. Tapi nanti mungkin hanya sekitar 60 menit,” ujarnya.

Dia menyebutkan media massa memiliki peran penting untuk mempromosikan Mandailing Natal baik bisnisnya, agro bisnis, pariwisata dan lain sebagainya.

“Lion Air siap menghubungkan Mandailing Natal ke kota-kota lainnya dan juga seluruh dunia,” ujarnya.

Dalam acara pendaratan perdana ini turut hadir Bupati Tapsel Gus Irawan Pasaribu, Sekda Kota Padangsidimpuan Rahmat Nasution dan perwakilan dari Bupati Tapteng, Palas dan Paluta.***