POJOKSATU.id — Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta kembali mengadakan Jakarta Job Fair yang dijadwalkan berlangsung pada 28–29 Juli 2026 di GOR Ciracas, Jakarta Timur.

Ajang bursa kerja tersebut melibatkan 37 perusahaan dari beragam sektor yang menyediakan ribuan peluang kerja bagi masyarakat.

Informasi yang dibagikan melalui akun Instagram resmi Pemprov DKI Jakarta menyebutkan bahwa kegiatan ini akan berlangsung setiap hari mulai pukul 10.00 WIB hingga 16.00 WIB.

Baca Juga: Batas Harga Rp400 Juta Jadi Penentu Pajak Mobil Listrik, Ini Simulasi PKB Berbagai Model

Dalam unggahan yang dipublikasikan pada Senin (27/7/2026), Pemprov DKI Jakarta menginformasikan bahwa seluruh masyarakat dapat mengikuti acara ini secara gratis tanpa dipungut biaya.

Selain menghadirkan banyak lowongan pekerjaan, Jakarta Job Fair 2026 juga dilengkapi dengan sejumlah agenda pendukung, antara lain sesi talkshow dan bazar pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta turut memastikan bahwa penyandang disabilitas memiliki kesempatan yang sama untuk mengikuti kegiatan tersebut.

Baca Juga: Benarkah Angka Kelahiran yang Terus Menurun Bisa Mengancam Ekonomi? Ini Penjelasannya

Para pencari kerja disarankan mempersiapkan seluruh berkas lamaran, termasuk curriculum vitae (CV), sebelum datang ke lokasi agar proses seleksi berlangsung lebih lancar.

Di samping itu, peserta wajib melakukan registrasi lebih dahulu melalui laman karir.jakarta.go.id sebagai syarat mengikuti bursa kerja.

Kebijakan ini merupakan bagian dari strategi Pemprov DKI Jakarta untuk memperluas akses lapangan pekerjaan sekaligus memperkuat kualitas sumber daya manusia di ibu kota.

Baca Juga: YAPI Tambah Kuota Beasiswa 2026/2027 Jadi 339 Paket, Targetkan Donasi Rp1 Miliar

Di samping membuka lebih banyak kesempatan kerja di dalam negeri, Pemprov DKI Jakarta juga terus memperkuat kualitas tenaga kerja melalui program pelatihan, magang, dan penempatan pekerja ke luar negeri.

Berbagai inisiatif tersebut diharapkan mampu meningkatkan daya saing angkatan kerja sekaligus menjaga tren penurunan tingkat pengangguran di Jakarta.***