POJOKSATU.id - Indonesia dinilai memiliki potensi ekonomi syariah yang sangat besar sebagai negara dengan populasi muslim terbesar di dunia.
Namun, besarnya potensi tersebut dinilai belum akan memberikan dampak maksimal apabila tidak didukung sistem pengelolaan investasi yang terintegrasi dan berlandaskan prinsip syariat.
Berangkat dari kondisi tersebut, Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) menggagas pembentukan Danantara Syariah Indonesia, sebuah instrumen investasi yang dirancang untuk mengelola modal secara profesional, transparan, dan sesuai dengan prinsip-prinsip syariah.
Gagasan itu disampaikan di hadapan sejumlah tokoh nasional sebagai upaya menghadirkan motor baru dalam memperkuat ekonomi umat sekaligus mendorong kemandirian ekonomi nasional.
Baca Juga: Mantan Ketua KPK Ungkap Penyidik Bidik Tersangka Lain Selain Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
Dinilai Jadi Solusi Mengelola Potensi Ekonomi Syariah
Indonesia selama ini dikenal sebagai salah satu negara dengan potensi ekonomi syariah terbesar di dunia.
Besarnya jumlah penduduk muslim menjadi modal penting bagi pengembangan sektor keuangan dan investasi berbasis syariat.
Namun, potensi tersebut dinilai memerlukan instrumen yang mampu menghimpun dan mengelola investasi secara terpusat agar manfaatnya dapat dirasakan lebih luas.
Melalui Danantara Syariah Indonesia, pengelolaan investasi diharapkan dilakukan dengan mengedepankan prinsip profesionalisme, transparansi, serta bebas dari praktik riba.
Baca Juga: Mahfud MD Dukung Desakan MUI, Hukuman Mati untuk Koruptor Ternyata Sudah Diatur dalam UU
Dengan demikian, investasi tidak hanya berorientasi pada keuntungan ekonomi, tetapi juga tetap sejalan dengan nilai-nilai syariat Islam.
Diharapkan Jadi Motor Penggerak Ekonomi Umat
Ketua Umum MUI menilai Danantara Syariah Indonesia dapat menjadi jangkar baru dalam mengelola investasi strategis yang berorientasi pada pemberdayaan ekonomi umat.
Keberadaan instrumen tersebut diharapkan mampu memperkuat pembangunan ekonomi dari hulu hingga hilir melalui pengelolaan investasi yang lebih terarah dan berkelanjutan.
Selain itu, gagasan ini juga diharapkan dapat mendorong pemerataan ekonomi sekaligus memperkuat kemandirian bangsa melalui sistem investasi yang sesuai dengan prinsip-prinsip ekonomi syariah.
Baca Juga: Perry Warjiyo Mundur dari Gubernur BI, Publik Soroti Sosok Pengganti dan Dampaknya ke Rupiah
Dengan dukungan berbagai pihak, Danantara Syariah Indonesia diharapkan menjadi salah satu langkah strategis untuk mengoptimalkan potensi ekonomi syariah nasional yang selama ini dinilai sangat besar namun belum sepenuhnya terkelola secara terpadu.
Potensi besar akan memberikan manfaat ketika dikelola dengan arah yang jelas dan kolaborasi yang kuat.
Gagasan Danantara Syariah Indonesia menjadi pengingat bahwa ekonomi syariah bukan hanya soal sistem keuangan, tetapi juga tentang membangun kesejahteraan yang lebih merata bagi umat dan bangsa.***




